Home ยป Waspada Potensi Kebakaran, Polisi Perketat Pengawasan Perbaikan Kapal di Sungai Silugonggo Pati
WhatsApp Image 2026-07-09 at 6.49.33 PM (1)

Polairud Polresta Pati patroli alur Sungai Silugonggo ingatkan bahaya kebakaran kapal. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati– Kawasan Sungai Silugonggo yang bermuara di perairan Juwana Kabupaten Pati, selama ini menjadi area berlabuh ratusan kapal ikan bertonase besar. Para nahkoda menambatkan kapal mereka alur sungai tersebut.

 

Banyaknya deretan kapal di lokasi itu, tentu potensi kebakaran sangat besar. Selama berlabuh, biasanya pemilik kapal melakukan perbaikan kapal sebelum mereka kembali melaut lagi.

 

Proses perbaikan yang melibatkan pekerjaan panas seperti pengelasan dan penggerindraan, sangat berpotensi memicu kebakaran. Untuk itu, Satpolairud Polresta Pati rajin berpatroli di sungai setempat.

 

 

Patroli bersandi Si Pola Cekal menyasar pekerja las, penggerindaan serta anak buah kapal. (kanalmuria)

 

Patroli bersandi Si Pola Cekal atau Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal, menyasar pekerja las, penggerindaan serta anak buah kapal (ABK). Polisi memberikan edukasi guna mencegah terjadinya kebakaran kapal.

 

Patroli dipimpin Ipda Sunardi menyusuri alur Sungai Silugonggo. Mereka juga mengatur tambat labuh kapal, pemeriksaan kondisi di sekitar pelabuhan dan menghimbau keselamatan kepada para pekerja maupun ABK.

 

Baca Juga: Ruas Jalan Rusak di Pati Jadi Prioritas, APBD 2027 Tambah Anggaran untuk DPUTR Percepat Perbaikan

 

Polisi juga mengecek setiap lokasi kerja, telah menyiapkan alat pemadam api ringan. Selain itu, karung goni basah, serta pompa air sebagai antisipasi jika terjadi percikan api yang berpotensi memicu kebakaran.

 

“Patroli ini upaya preventif untuk menjaga keamanan pelayaran, sekaligus meminimalkan risiko kebakaran kapal yang sedang bersandar maupun menjalani perbaikan, ” terang Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan

.

Hendrik menyebut bahwa pekerjaan pengelasan dan penggrendaan memiliki risiko tinggi. Karena itu, harus dilakukan dengan prosedur yang benar dan didukung peralatan pemadam yang memadai.

 

Baca Juga: Ribuan Warga Tiga Desa di Jepara Kekeringan, Sumur Bor Jadi Dewa Penyelamat

 

“Kepatuhan pekerja terhadap standar keselamatan, menjadi faktor penting dalam mencegah insiden yang dapat merugikan banyak pihak, ” terangnya. (pra)