Home ยป Investor Nasional Bidik Kabupaten Pati, Potensi Serap 4.000 Tenaga Kerja per Perusahaan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 6.44.52 PM

Potensi yang dimiliki wilayah Pati Bumi Mina Tani kembali menarik investor membuka usaha. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati- Sejumlah investor nasional menunjukkan minat mereka untuk berinvestasi di Kabupaten Pati. Jika rencana itu terlaksana, membuka lapangan kerja bagi warga di wilayah Bumi Mina Tani.

 

“Potensinya mampu menyerap sekitar 3.000 hingga 4.000 tenaga kerja di setiap perusahaan. Ini peluang yang harus kita sambut bersama,” ujar PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

 

Meningkatnya minat investasi tersebut, kata Chandra, juga berdampak pada kebutuhan hunian di Kabupaten Pati. Karena itu, ia meminta para developer perumahan memanfaatkan peluang besar tersebut.

 

 

Kebutuhan rumah hunian di Kabupaten Pati semakin meningkat. (kanalmuria)

 

Chandra juga mengingatkan developer saat membangun kawasan perumahan, untuk memperhatikan ketentuan tata ruang dan regulasi yang berlaku.

 

Chandra juga menambahkan, progres penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di Kabupaten Pati telah mencapai sekitar 87 persen.

 

Baca Juga: Menuju Perairan Aru, Puluhan Taruna SMK Pelayaran NTB Ditempa Satpolairud Polresta Pati

 

Ia berharap proses penetapan LSD tersebut dapat segera dituntaskan. Sehingga pembangunan dan investasi tetap berjalan seimbang dengan upaya menjaga ketahanan pangan daerah.

 

Perkembangan terbaru, pemerintah daerah setempat juga telah menerima penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dari lima perumahan dengan nilai aset mencapai Rp6,441 miliar.

 

Penyerahan hasil pendampingan hukum oleh Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Pati, dilakukan agar seluruh aset memiliki kepastian hukum. Selain itu, tercatat dalam administrasi pemerintah daerah, dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

 

Seluruh aset yang telah diserahkan, kata Chandra, harus segera ditindaklanjuti melalui pencatatan, pengamanan, pengelolaan serta pemeliharaan oleh perangkat daerah terkait agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Baca Juga: Warga Bumi Kartini Ketakutan Disensus Petugas, Ini Respon BPS Jepara

 

“Jangan berhenti pada proses serah terima. Saya instruksikan agar seluruh aset segera dicatat, diamankan, dikelola, dan dipelihara dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tukas Chandra.

 

Sejumlah aset PSU tersebut meliputi jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka, fasilitas sosial dan fasilitas umum. Selanjutnya, jaringan irigasi yang selanjutnya menjadi tanggung jawab Pemkab Pati.

 

Ke depan, aset PSU dari pengembang perumahan yang telah memenuhi ketentuan, juga terus didorong untuk diserahkan kepada pemerintah daerah sehingga dapat dikelola secara optimal bagi kepentingan masyarakat.(pra).