
Kondisi jalan rusak dan berlubang dijadikan kolam lele oleh warga sebagai bentuk sindiran (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati – Rusaknya infrastruktur jalan berstatus milik kabupaten yang melintasi Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, membuat warga di wilayah setempat meradang.
Sebab kondisi memprihatinkan itu terus terjadi, tanpa ada perbaikan dari pemerintah daerah setempat. Sebagai bentuk protes keras karena jalan kabupaten rusak parah, warga melakukan aksi unik.
Warga menyulap kubangan jalan yang berisi penuh air, menjadi kolam ikan lele. Puluhan ekor ikan lele itu sengaja dilepaskan ke dalam kubangan air yang memenuhi badan jalan.

Sebagai bentuk sindiran tak kunjung diperbaiki, kubangan tersebut kemudian dijadikan arena memancing dadakan oleh anak-anak setempat.
Jalan utama penghubung antarkecamatan yang rusak ini, membentang sepanjang lebih dari 300 meter.
Warga menyebut, jalur vital tersebut sama sekali belum pernah tersentuh perbaikan fisik secara merata selama kurun waktu 20 hingga 25 tahun terakhir.
Baca Juga: SPMB Jepara 2026 Tuntas, Lima SD Sempat Kekurangan Murid Kini Penuhi Kuota Siswa
Kondisi ini kian diperparah oleh tingginya mobilitas kendaraan berat, seperti truk tronton bermuatan material dari aktivitas tambang galian C yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Salah seorang warga Desa Godo, Lasno, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap kelalaian pemerintah daerah.
Ia menyebut pembiaran ini sudah melampaui beberapa periode kepemimpinan kepala daerah di Kabupaten Pati.
”Ini sudah 25 tahun kurang lebih. Ini jalan rusak enggak diperbaiki sama sekali,” ujar Lasno saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Literasi Rupiah Masuk Kurikulum SD dan SMP, Bank Indonesia Siapkan Pelatihan Guru di Pati
Lasno menambahkan, kerusakan jalan yang sangat parah telah mengakibatkan banyak pengendara roda dua mengalami kecelakaan, terutama saat terperosok ke dalam lubang yang dalam.
Motif pelepasan ikan lele ini sengaja dilakukan agar anak-anak sekitar bisa bermain, sekaligus menjadi sindiran menohok bagi para pemangku kebijakan.
Melalui aksi kreatif namun menggelitik ini, warga menaruh harapan besar agar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati segera mengambil langkah konkret untuk membenahi jalan utama tersebut, mengingat statusnya sebagai akses perekonomian penting. (krp)






