
PLT Bupati Pati menerima investor asal China di Ruang Pringgitan Kompleks Pendopo Kabupaten Pati. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati– Rencana investasi pembangunan pabrik tas dan koper di Kabupaten Pati, diproyeksikan menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja asal Bumi Mina Tani.
Dengan potensi besar membuka lapangan kerja itu, Pemerintah Kabupaten Pati memberikan kemudahan perizinan dan kepastian berusaha bagi para investor.
Komitmen itu dikatakan PLT Bupati Pati Risma Ardi Chandra, saat menerima investor asal China di Ruang Pringgitan Dalam, Kompleks Pendopo Kabupaten Pati.

Pertemuan bilateral tersebut membahas rencana investasi pembangunan pabrik tas dan koper di Pati. Chandra berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi.
“Kami ingin setiap investor yang datang ke Pati merasa aman, nyaman, dan mendapatkan kepastian pelayanan. Investasi yang masuk harus mampu membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra pada Rabu (18/7/2026).
Sementara itu, perwakilan investor dari pabrik tas dan koper, Ferry melihat bahwa Kabupaten Pati memiliki situasi yang kondusif. Selain itu, terdapat potensi investasi yang menjanjikan.
Fery menyebut bahwa sambutan dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah, menjadi salah satu faktor penting dalam rencana realisasi investasi tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang telah menerima kami. Kami melihat kondisi Pati sangat kondusif. Potensi investasinya juga baik dan kami mendapat dukungan penuh, termasuk arahan lokasi serta komitmen pemerintah daerah dalam membantu proses perizinan,” kata Ferry.
Ia pun menjelaskan, investasi yang sedang dijajaki berupa pembangunan pabrik tas dan koper dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 3.500 orang.
Ferry optimistis rencana tersebut dapat segera memasuki tahapan berikutnya, setelah dilakukan pembahasan teknis bersama pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (DPUTR).
Selain itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati. Kehadiran mereka sebagai bentuk dukungan lintas perangkat daerah terhadap percepatan realisasi investasi di Kabupaten Pati. (pra)






