Home » Dukung Kabupaten Layak Anak, Perusahaan di Pati Hadirkan Ruang Laktasi dan Fasilitas Ramah Anak
WhatsApp Image 2026-07-23 at 7.49.45 AM

Kabupaten Layak Anak membutuhkan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha di Pati. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati –  Kabupaten Layak Anak membutuhkan kolaborasi seluruh pihak termasuk sektor usaha. Perusahaan juga berperan strategis menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pekerja perempuan, sekaligus tumbuh kembang anak.

 

Dengan demikian, pembangunan Kabupaten Layak Anak tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah saja. Karena itu, dunia usaha diajak menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga.

 

“Caranya melalui penyediaan fasilitas bagi pekerja perempuan dan pemenuhan hak anak, ” ujar Chandra Risma mewakil Pemkab Pati saat kegiatan Kebijakan Ramah Keluarga untuk Mendukung Kabupaten Layak Anak Kabupaten Pati oleh DinsosP3AKB Pati pada Selasa (21/7/2026).

 

Baca Juga: Turnamen Voli Karang Taruna Cup VI Kecamatan Margorejo 2026 Resmi Berakhir, Desa Bumirejo Raih Juara Pertama

 

Perusahaan didorong memenuhi hak-hak pekerja perempuan melalui penyediaan ruang laktasi, ruang konsultasi, fasilitas ramah anak, serta pemenuhan hak cuti melahirkan dan menyusui.

 

Langkah tersebut dinilai penting karena di sejumlah perusahaan, mayoritas tenaga kerja merupakan perempuan.

 

“Perhatian terhadap kesejahteraan ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Chandra.

 

Selain mendorong perusahaan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keluarga, pemerintah daerah juga memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan dunia usaha.

 

Sinergi tersebut diharapkan mampu membantu penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi perusahaan. Selain itu, menjaga iklim investasi di Kabupaten Pati agar tetap kondusif.

 

“Pemerintah daerah akan terus menjadi mitra dunia usaha. Kami ingin investasi tumbuh, lapangan kerja bertambah, dan masyarakat Pati memperoleh manfaat sebesar-besarnya,” kata Chandra.

 

Ia menambahkan, pemerintah juga mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

 

Baca Juga: Karang Taruna Jawa Tengah Perkuat Sinergi Organisasi Melalui Rakor 2026 di Boyolali

 

Di sisi lain, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan juga akan terus diprioritaskan, sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

 

Dalam kegiatan tersebut melibatkan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Kabupaten Pati serta narasumber dan fasilitator pelatihan.

 

Adapun peserta kegiatan terdiri atas pimpinan perwakilan dunia usaha dari media, industri, rumah sakit, perbankan, dan pusat perbelanjaan. (pra)