
Karang Taruna Jawa Tengah melakukan Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Boyolali (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Boyolali – Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah pada 17–18 Juli 2026 di Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Karang Taruna sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial di masyarakat.
Mengusung tema “Konsolidasi Organisasi untuk Meningkatkan Peran Strategis Karang Taruna Selaku Pilar Sosial“, rakor diikuti oleh jajaran pengurus Karang Taruna dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Berbagai agenda dibahas, mulai dari penguatan kelembagaan, penyelarasan program kerja, hingga peningkatan kapasitas organisasi agar mampu menjawab berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Boyolali, Muhammad Shoma, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Boyolali sebagai tuan rumah penyelenggaraan rakor tingkat provinsi. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dan mempererat hubungan antarpengurus Karang Taruna di seluruh Jawa Tengah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam menjalankan peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang berkontribusi bagi pemberdayaan masyarakat dan generasi muda,” ujarnya.
Rakor juga dihadiri jajaran Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah, di antaranya Ketua I Gede Ananta Wijaya P., Sekretaris Yuli Krisdiyanto, serta Bendahara M. Tito S. Wiryowidagdo. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.
Baca Juga: Ketua Satgas MBG Pati Ingatkan SPPG Tak Libatkan Suplier Perusahaan Besar
Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Isriadi Widodo, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas organisasi kepemudaan agar mampu menghadapi dinamika persoalan sosial yang semakin kompleks. Ia menilai Karang Taruna memiliki peran penting dalam membina generasi muda sekaligus menggerakkan berbagai program kesejahteraan sosial di tingkat masyarakat.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program Karang Taruna, khususnya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha produktif, serta peningkatan kepedulian sosial.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta rakor membahas evaluasi program kerja, memperkuat jaringan organisasi antardaerah, serta merumuskan berbagai rekomendasi strategis sebagai langkah menghadapi tantangan sosial dan ekonomi ke depan.
Melalui Rakor 2026 ini, Karang Taruna Jawa Tengah diharapkan semakin solid, inovatif, dan adaptif dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar sosial, sekaligus mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh Jawa Tengah.






