Home » 17 Kampus Ramaikan Campus League Badminton Regional Semarang
IMG-20260901-WA0007

Campus League Badminton Regional Semarang 2026 hadirkan pertandingan nomor 3 vs 3 di Polytron Stadium Undip Semarang. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Semarang—  Sebanyak 17 perguruan tinggi ambil bagian dalam musim perdana Campus League Badminton Regional Semarang yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro (Undip), 26–29 Agustus 2026.

 

Kompetisi yang mempertemukan para student-athlete tersebut, mempertandingkan nomor perorangan dan beregu, masing-masing untuk kategori putra dan putri. Sebanyak 149 atlet mahasiswa tercatat ambil bagian dalam ajang ini.

 

Baca Juga: Kekeringan Pati 2026: 2.655 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen, Gabus Paling Parah

 

Persaingan semakin kompetitif karena peserta tidak hanya berasal dari Semarang. Sejumlah perguruan tinggi dari Yogyakarta, Surabaya, Surakarta, Purwokerto, hingga Makassar turut mengirimkan wakil terbaiknya.

 

Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, menyambut positif penyelenggaraan Campus League Badminton untuk pertama kalinya di Jawa Tengah.

 

Menurutnya, kehadiran kompetisi bulu tangkis di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuka peluang kerja sama antara PBSI dan kampus.

 

“Pertama-tama saya atas nama Pengprov PBSI Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Campus League, karena ini baru pertama kali diadakan di Jawa Tengah. Kami berharap ajang ini bisa menjadi pintu masuk untuk menjalin hubungan yang lebih kuat antara PBSI dengan universitas,” kata Basri Yusuf.

 

Ia berharap kompetisi tersebut dapat berkembang menjadi salah satu wadah pembinaan bulu tangkis di tingkat perguruan tinggi.

 

Baca Juga: Hasil Muktamar ke-35 NU: AHWA Mufakat Pilih Gus Kikin Ketum PBNU 2026-2031

 

Dari 17 kampus peserta, lima di antaranya berasal dari Semarang, yakni Universitas Diponegoro, Universitas Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Terbuka Semarang, dan Soegijapranata Catholic University.

 

Surabaya diwakili UIN Sunan Ampel, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Surabaya. Dari Yogyakarta terdapat Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, serta Universitas Islam Indonesia.

 

Sementara itu, Surakarta mengirimkan Universitas Sebelas Maret, Universitas Tunas Pembangunan, dan Universitas Pignatelli Triputra. Dua kampus lainnya adalah Universitas Jenderal Soedirman dari Purwokerto dan Universitas Hasanuddin dari Makassar.

 

Salah satu hal yang membuat kompetisi semakin menarik adalah penggunaan sistem penghitungan skor terbaru yang diterapkan dalam pertandingan. (pra)