
Tim Pemprov Jateng mengecek banjir rob di Desa Tunggulsari Pati. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati– Bencana banjir rob yang terus merendam Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu Kabupaten Pati, direspon cepat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak cepat mengirimkan tim untuk melakukan penanganan bencana banjir rob di Desa Tunggulsari. Mereka mengecek langsung kondisi banjir rob yang menggenangi pemukiman warga.
Bencana banjir rob yang terjadi di Desa Tunggulsari itu, ternyata diperparah dengan jebolnya tanggul di 4 titik lokasi yang ada di wilayah desa setempat. pada Senin (22/6/2026).

Tim gabungan Pemprov Jateng yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Urip Sihabudin, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas Caturisas datang mengecek kondisi banjir rob di Desa Tunggulsari.
Kedatangan tim gabungan Pemprov Jateng juga didampingi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra pada Senin (22/6/2026). Dari temuan tim, perbaikan tanggul jebol menjadi langkah pertama penanganan yang akan dilakukan Pemrov Jateng.
“Sesuai arahan pak Gubernur Ahmad Luthfi, kita ke lokasi yang terdampak dengan menyeluruh. Ternyata banjir rob nya tinggi sudah hampir dua bulan, ini karena fenomena alam,” ujar Asisten Setda Jateng bidang Ekonomi dan Pembangunan, Urip Sihabudin di lokasi.
Kondisinya kian diperparah ada tanggul yang jebol di 4 lokasi, ada yang tanggul sungai, ada juga tanggul bibir pantai. Total panjang 450 meter, perbaikan ini yang akan kita kebut”, ungkap Asisten Setda Jateng bidang Ekonomi dan Pembangunan Urip Sihabudin di lokasi banjir pada Senin (22/6/2026).
Urip menyebut bahwa saat ini penanganan banjir rob yang sudah dilakukan dan menjadi prioritas utama, adalah bantuan pangan dan kesehatan untuk warga terdampak.
Warga Tunggulsari Direlokasi
Sedangkan untuk perbaikan infrastruktur fisik, kata Urip, BPBD Jateng telah mengirimkan sejumlah material untuk membuat tanggul sementara.
Menurut Urip, naterial itu berupa karung tanah dan pemasangan waring di batas tambak. Selain itu, menyiapkan perahu mitigasi dan pos pengungsian serta posko kesehatan di desa setempat.
“Saat ini kita langsung fokus ke warganya dulu, bantuan pangan dan kesehatan warga terdampak jadi prioritas yang harus kita penuhi,” tutur Urip.
Sedangkan untuk penanganan fisik, pihak BPBD Jateng sudah jalan dengan perbaikan tanggul sementara. Yakni dari karung diisi tanah dan pemasangan waring di perbatasan tambak.
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah meminta jajarannya mempersiapkan langkah mitigas. Yakni mempersiapkan pos pengungsian di beberapa titik, meski saat ini belum ada satupun warga yang ingin mengungsi.
“Tadi kita cek bersama, mitigasi sudah berjalan. Pos Pengungsian sudah siap, berikut kebutuhan pangan warga. Namun sampai saat ini belum warga yang mengungsi”, tukas Chandra.(pra)






