Home ยป Teater Lentera Jepara Pentas Keliling Pulau Jawa Usung Misi Kelestarian Alam
IMG-20260621-WA0014

Pementasan Teater Lentera di Stadium Budaya Tirtonadi Blora. (keyrasya/kanalmuria)

Kanalmuria.com, Jepara- Ekosistem bawah laut porak poranda akibat ulah mesin Ekosistem bawah laut porak poranda akibat ulah mesin Jager Tong. . Tak pelak aktivitas Jager Tong mengganggu koloni dan habitat ikan, salah satunya kampung halaman Jarbuarong.

 

Kehidupan bawah laut tak hanya terusik ulah Jager Tong. Legenda makluk buas, tuan Bongkeng, yang muncul ke permukaan pun mengusik keceriaan Silago dan Barbaron.

 

Ketika habitatnya porak poranda, Jarbuarong terpaksa hengkakang dari kampungnya. Di tengah pengembaraan, Jarbuarong bersua Silago dan Barbaron yang juga tengah berusaha mencari ketenangan dari ancaman tuan Bongkeng.

 

Ya, itulah sepenggal kisah yang akan ditampilkan Teater Lentera dari Kabupaten Jepara. Lakon berjudul Jarbuarong itu telah dipentaskan di Stadium Tirtonadi Kabupaten Blora pada, Sabtu malam, 20 Juni 2026.

 

Sutradara pementasan sekaligus penulis lakon Jarbuarong, Maseko BS mengatakan, cerita Jarbuarong adalah ihtiar mengajak masyarakat memperhatikan kondisi alam, terutama bawah laut.

 

Menurut Maseko, aktivitas penambangan pasir dan sampah laut dapat menggangu keseimbangan kehidupan koloni ikan dan hewan lainnya seperti terumbu karang.

 

“Penggarapan pementasan kali ini, kami menggunakan pendekatan teater fantasi. Harapannya pementasan kami dapat dinikmati segala usia, karena kami membawa misi pelestarian lingkungan dan laut,” ujar Maseko, Minggu, 21 Juni 2026.

 

Pementasan Komunikatif

 

Agar misi tersampaikan, sutradara tak hanya mengandalakan pendekatan penggarapan tetaer fantasi, tapi juga mengemas pementasan secara komunikatif. Penonton tidak hanya duduk di bangku penonton, tapi juga terlibat langsung dalam pementasan di atas panggung.

 

“Penonton kami beri ruang pentas bareng di panggung pada adegannya Jarbuarong, Silago dan Barboron menyusun rencana dan strategi menghadapi Jager Tong dan tuan Bongkeng,” ungkap Maseko.

 

Pimpinan Produksi, Rhobi Shani menambahkan, lakon Jarbuarong dipentaskan di tiga kota, yaitu Blora, Banyumas, dan Cirebon. Setelah berhasil menghipnotis ratusan penonton di Kabupaten Blora, pementasan selanjutnya di FIB Universitas Jendral Soedirman, Banyumas pada Minggu, 28 Juni 2026.

 

Pementasan selanjutnya di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang Kota Cirebon, pada Sabtu 4 Juli 2026.

 

“Pentas keliling kali ini kami tidak hanya datang untuk pentas, tapi juga ada lapak buku-buku sastra dan teater yang juga didukung Bakti Budaya Djarum Foundation, ” paparnya. (krp)