
Pati – Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati untuk sementara waktu menghentikan aktivitas operasionalnya. Situasi tersebut berdampak pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini melayani sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Penghentian layanan dilakukan karena adanya sejumlah persoalan yang masih membutuhkan penyelesaian. Beberapa SPPG diketahui tengah menunggu tindak lanjut dan koordinasi dengan pihak terkait agar operasional dapat kembali berjalan.
Salah satu faktor yang disebut memengaruhi kondisi tersebut adalah kendala pada dukungan operasional, termasuk persoalan pendanaan yang berdampak pada keberlangsungan program. Akibatnya, distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat mengalami gangguan.
Menanggapi hal itu, pihak terkait di Kabupaten Pati melakukan koordinasi untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan sejumlah SPPG tidak beroperasi. Upaya tersebut dilakukan guna mencari solusi agar layanan dapat segera kembali normal.
Selain menelusuri penyebab penghentian operasional, evaluasi juga dilakukan untuk memastikan program pemenuhan gizi tetap dapat berjalan sesuai tujuan. Pemerintah berharap hambatan yang terjadi dapat segera diatasi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.
Masyarakat, khususnya para penerima manfaat program MBG, berharap operasional SPPG dapat kembali berlangsung dalam waktu dekat. Dengan begitu, kebutuhan gizi yang menjadi sasaran utama program dapat terus terpenuhi secara optimal.






