Home » Patroli Sipola Cekal Sasar Pelabuhan dan Dok Kapal Juwana Pati
WhatsApp Image 2026-07-20 at 11.18.54 PM

Satpolairud Polresta Pati Intensifkan Pencegahan Kebakaran Kapal. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati- Musim kemarau yang mulai terjadi di Kabupaten Pati berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Merespon kondisi itu, kawasan pelabuhan, dok kapal dan dermaga di wilayah setempat dipantau ketat.

 

Sebab di sejumlah kawasan tersebut, potensi kebakaran selalu mengintai setiap saat. Aparat atuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati pun mengintensifkan patroli pencegahan kebakaran kapal.

 

Patroli bersandi Sipola Cekal atau Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal, disertai edukasi kepada para pekerja yang melakukan pekerjaan panas.

 

Kawasan pelabuhan, dok kapal dan dermaga di wilayah Pati dipantau ketat cegah kebakaran. (kanalmuria)

 

Kali ini, patroli dilaksanakan di Dok Putra Barokah dan dipimpin Ps. KBO Satpolairud Polresta Pati Aiptu Eko Setiyanto. Personel menyisir kawasan pelabuhan, naik ke atas kapal dan memantau aktivitas pengelasan dan penggerindaan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

 

Selain memantau aktivitas di lapangan, petugas juga memberikan imbauan kepada anak buah kapal (ABK), pemilik kapal, dan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan kerja serta meningkatkan kewaspadaan selama melakukan pekerjaan yang menghasilkan percikan api.

 

Petugas turut mengingatkan pentingnya menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, serta pompa air atau alkon sebagai langkah antisipasi dini apabila terjadi percikan api yang berpotensi memicu kebakaran.

 

Kasat Polairud melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, patroli melalui program Sipola Cekal merupakan langkah preventif menekan risiko kebakaran kapal di kawasan pelabuhan, dermaga, maupun galangan kapal.

 

Baca Juga: Ribuan Warga Glagahwaru Krisis Air Bersih, Kudus Siaga Darurat Kekeringan

 

“Melalui Sipola Cekal, kami rutin melakukan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada pekerja las, pemilik kapal, dan ABK agar setiap pekerjaan panas dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Pencegahan harus menjadi prioritas,” kata Hendrik.

 

Menurut Kompol Hendrik, pekerjaan pengelasan dan penggerindaan memiliki potensi memicu kebakaran apabila dilakukan tanpa memperhatikan standar keamanan. Karena itu, petugas selalu mengingatkan pekerja untuk menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, dan pompa air sebagai langkah antisipasi.

 

“Kami ingin memastikan setiap lokasi pekerjaan panas memiliki perlengkapan penanggulangan kebakaran yang memadai. Kesiapan alat menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas apabila terjadi keadaan darurat,” ujarnya.

 

Baca Juga: Ratusan Siswa SD Kutoharjo 3 Pati Disasar Kampanye Cegah Bullying

 

Kompol Hendrik mengapresiasi para pekerja di Dok Putra Barokah yang telah mematuhi imbauan petugas dengan menyiapkan APAR, karung goni basah, dan pompa air sebelum memulai pekerjaan. Menurutnya, kepatuhan tersebut menjadi contoh yang baik dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan.

 

Pihaknya mengajak masyarakat pesisir, pemilik kapal, dan para pekerja untuk bersama-sama menjaga keselamatan.

 

Jika menemukan potensi bahaya atau kondisi yang berisiko memicu kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian agar bisa segera ditangani sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. (krp)