
Plt bupati pati membuka acara turnamen catur untuk memperingati hari lahir PKB dan hari jadi kabupaten Pati
Kanalmuria com, Pati – Permainan catur dan politik ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Keduanya adalah seni strategi tinggi yang digerakkan oleh perhitungan matang, pengorbanan bidak, dan tujuan akhir berupa kekuasaan.
Analogi ini mencakup pemain utama, fungsi bidak, serta aturan langkah yang penuh siasat. Karena uniknya permainan catur, menjadikan DPC PKB Pati berinisiatif menggelar turnamen catur.
Lomba catur yang berlangsung di SMA Muria Pati pada Sabtu (1/8/2026), sebagai peringatan Hari Lahir PKB dan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.

“Catur merupakan olahraga yang mampu membentuk pola pikir strategis, kepemimpinan, sekaligus menanamkan nilai sportivitas kepada masyarakat, khususnya generasi muda, ” ujar PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Turnamen yang juga menjadi bagian dari peringatan hari lahir partai berlambang bumi dalam lingkaran tersebut, dihadiri Risma Ardhi Chandra.
“Alhamdulillah, dalam rangka merayakan Hari Jadi Kabupaten Pati, kita memeriahkannya dengan mengadakan acara-acara seperti ini (Turnamen Catur),” terang Chandra.
Selain olahraga, kata Chandra, peringatan Harlah PKB dan Hari Jadi Kabupaten Pati juga diisi dengan seni dan budaya. Kawasan Alun-alun Pati pun dimeriahkan dengan berbagai kegiatan untuk menghidupkan suasana.
Menurut Chandra, penyelenggaraan berbagai kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Beragam agenda yang digelar diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong partisipasi warga dalam memeriahkan momentum bersejarah bagi Kabupaten Pati.
Chandra menegaskan, catur adalah olahraga yang hebat karena mengasah strategi dan trik untuk mengalahkan lawan, yang tentunya dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Filosofi dalam permainan catur ini sangat relevan dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tukas Chandra.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para peserta usia muda dan pelajar yang berani mengikuti kompetisi.
Menurutnya, turnamen seperti ini tidak hanya menjadi arena mengasah kemampuan berpikir saja. Namun juga menjadi ruang silaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperluas wawasan antarpeserta.
Baca Juga: Dari Kudus ke Pelosok Indonesia, Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku SD dan SMP
“Semoga kegiatan seperti ini terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun skalanya, sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan kemampuan berpikir strategis melalui olahraga catur,” tutur Chandra.
Pembukaan turnamen juga dihadiri perwakilan DPRD Pati, Kepala Dinporapar Pati, Kepala Kantor Kementerian Agama Pati, serta Ketua DPC PKB Pati.
Sedangkan peserta turnamen melibatkan para pecatur dari berbagai kategori. Termasuk pelajar dan generasi muda yang mengikuti turnamen dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan Hari Lahir PKB. (krp).






