
Sosialisasi pencegahan korupsi yang menyasar Dinas Pendidikan dan jajaran SMP dan MTs di Pati. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati– Pemerintah daerah selalu meminta kejaksaan mengedepankan pembinaan, sebelum mengambil langkah penindakan hukum. Sehingga setiap persoalan yang menyangkut Aparatur Sipil Negara (ASN)!harus melalui pemeriksaan Inspektorat Daerah terlebih dahulu.
Penjelasan ini dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati R Hari Wibowo, saat sosialisasi pencegahan korupsi yang menyasar Dinas Pendidikan dan jajaran SMP dan MTs di Pati.
Menurut Hari, pemerintah daerah sangat memperhatikan aparaturnya. Sehingga setiap persoalan harus melalui pemeriksaan inspektorat terlebih dahulu.

“Itu merupakan salah satu bentuk pencegahan yang kami terapkan, bukan langsung penindakan hukum,” tegas Hari dalam acara di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026).
Hari Wibowo mengungkapkan, bahwa penanganan sejumlah kasus dugaan penyimpangan yang tengah berjalan di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Pati.
“Kejaksaan memastikan proses hukum tetap mengedepankan bukti kuat sebelum menetapkan status tersangka kepada pihak terkait, ” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Putri Indonesia Pariwisata 2026 asal Pati, Karina Moudy Widodo, menyampaikan gerakan antikorupsi merupakan arah kebijakan menyeluruh yang merangkul semua kalangan masyarakat.
“Gerakan ini tidak hanya merangkul pejabat maupun orang tua, tapi juga mengajak anak muda menerapkan budaya antikorupsi, ” ujar Karina yang diundang sebagai pemateri kegiatan itu.
Karina menegaskan, semangat menekan angka korupsi harus dimulai dari diri sendiri, sebelum diterapkan bersama-sama.
Sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan.dan tokoh inspiratif muda, diharapkan mampu memperkuat budaya integritas di Kabupaten Pati.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan, pencegahan korupsi harus diutamakan dibandingkan langkah penindakan terhadap aparatur sipil negara.
“Kami selalu menggaungkan kepada seluruh ASN Pati, agar tetap melayani masyarakat sepenuh hati tanpa korupsi, ” terang Risma.
Prestasi anak muda Pati di tingkat nasional, kata Risma, turut menginspirasi generasi berikutnya berkarya tanpa korupsi maupun nepotisme. (krp)






