
Satpolairud Polresta Pati cek kesehatan puluhan ABK sebelum mereka melaut. (kanalmuria)
kanalmuria.com, Pati– Puluhan anak buah kapal dari sejumlah kapal ikan yang hendak melaut, disasar layanan cek kesehatan berlayar oleh Satpolairud Polresta Pati.
Cek kesehatan ini untuk mengantisipasi kecelakan di laut dan menekan angka kematian ABK, saat mereka bekerja di atas kapal. Kegiatan menggandeng Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Wilayah Kerja Pelabuhan Juwana Pati.
Pemeriksaan kesehatan puluhan ABK, bertempat di Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Kerja Pelabuhan Juwana. Kegiatan ini dipantau Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan dam melibatkan tenaga kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas media memeriksa kesehatan terhadap puluhan ABK KM Dolphin Colpora GT 59. Kapal ikan ini dijadwalkan berangkat melaut menuju perairan Laut Jawa. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan gula darah.
Selain itu, pengecekan kadar oksigen dalam darah (SpO2), serta penelusuran riwayat kesehatan masing-masing awak kapal.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ABK memiliki kondisi kesehatan yang baik. Mereka juga memiliki tekanan darah normal, sehingga dinyatakan siap menjalankan pelayaran sesuai jadwal.
Baca Juga: International Zheng He Society Bidik Investasi dan Kerjasama Budaya di Jawa Tengah
Menurut Kompol Hendrik Irawan, pemeriksaan kesehatan merupakan langkah preventif memastikan setiap awak kapal berada dalam kondisi prima sebelum berangkat melaut.
Irawan menyebut bahwa kesehatan ABK menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keselamatan pelayaran. Keselamatan pelayaran tidak hanya ditentukan oleh kondisi kapal dan cuaca, tetapi juga kesiapan fisik para awak kapal.
“Karena itu kami memastikan seluruh ABK menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat,” terang Kompol Hendrik.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan diharapkan mendeteksi lebih awal apabila terdapat gangguan kesehatan yang berpotensi membahayakan awak kapal saat berada di tengah laut.
“Apabila sejak awal ditemukan kondisi kesehatan yang kurang baik, maka dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan risiko yang lebih besar ketika kapal sudah berada di tengah laut,” ucapnya.
Ia juga mengimbau para ABK agar menjaga pola hidup sehat dan beristirahat yang cukup sebelum berlayar. Selain itu, tidak memaksakan diri bekerja apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Kami berharap para ABK selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan saat bekerja. Dengan tubuh yang sehat, aktivitas pelayaran dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan produktif sehingga seluruh awak kapal dapat kembali ke darat dengan selamat,” pungkas Kompol Hendrik.(pra)






