Home » Persipa Pati Panaskan Mesin, Bidik Musim 2026/2027 dengan Fondasi Baru
IMG-20260917-WA0017

Chief Operating Officer Persipa Gani Rahmatullah Arifin dan Nine Apparel Wahyu Tri Setyannowo siap arungi Liga Nusantara 2026/2027. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati — Persipa Pati mulai memanaskan mesin lebih awal untuk menatap Liga Nusantara musim 2026/2027. Bukan sekadar mengejar hasil di lapangan, klub berjuluk Laskar Saridin asal Kabupaten Pati itu, mulai membangun fondasi dan srategi lebih awal untuk bisa naik kasta.

 

Kini, Persipa kembali menyusun puzzle untuk musim baru. Pelatih pun telah dibidik, sponsor mulai dikejar, kerja sama komersial diperkuat. Sementara evaluasi musim lalu dijadikan bahan bakar untuk berbenah.

 

Targetnya bukan sekadar melewati kompetisi. Persipa ingin membangun tim yang lebih siap, klub yang lebih sehat, dan fondasi yang bisa bertahan lebih panjang.

 

Persipa bergerak amankan napas finansial menggandeng sejumlah calon sponsor dan agency sponsor di Jakarta. (kanalmuria)

 

Meski musim baru belum dimulai, tetapi Persipa sudah menendang bola pertama. Wani Ngeyel!

 

Langkah kuda kuda tersebut pun mulai digodok dalam pertemuan yang berlangsung Agustus lalu. Komisaris PT Laskar Saridin yang menaungi Persipa Pati, Saiful Arifin bertemu dengan Gede Widiade untuk membahas wajah Persipa Pati pada musim 2026/2027.

 

Nama Gede Widiade bukan sosok asing dalam sepak bola nasional khususnya di Kabupaten Pati. Perusahaan industri sepak bola milik Gede yakni PSF Group, tercatat sebagai sponsor utama Persipa Pati ketika berlaga di Liga 2 musim 2024/2025.

 

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Suntik dan Obat, Ratusan Perawat Puskesmas Pati Ditempa Hadapi Pasien dan Keluarga

 

Dalam pertemuan mereka, salah satu pokok pembicaraan adalah sektor teknis, termasuk proses pemilihan pelatih yang akan menjadi nakhoda tim musim depan.

 

CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, menegaskan ambisi untuk membawa Persipa naik ke Liga 2.harus diawali dengan pekerjaan rumah yang lebih mendasar yakni membangun pondasi klub.

 

“Sebelum membahas naik ke Liga 2, pondasinya harus dibangun terlebih dahulu. Banyak pelajaran yang saya dapatkan pada musim lalu. Saya punya keinginan membangun Persipa menjadi klub yang sustainable atau berkelanjutan,” ujar Rafi.

 

Menurutnya, Persipa tidak boleh terlena dengan situasi kompetisi. Kendati musim depan belum ada degradasi, klub tetap harus menyiapkan tim secara serius.

 

Apalagi hingga kini, kata Rafi, belum ada pernyataan resmi dari operator kompetisi terkait regulasi Liga Nusantara musim mendatang.

 

“Walaupun tidak ada degradasi, kita perlu persiapan juga karena belum ada official statement dari operator Liga Nusantara,” tegasnya.

 

Di luar lapangan, Persipa juga mulai bergerak mengamankan napas finansial. Proposal sponsorship telah disodorkan kepada sejumlah calon sponsor dan agency sponsor di Jakarta.

 

Komunikasi juga terus dilakukan dengan sponsor yang menopang Persipa pada musim sebelumnya. Langkah ini menjadi bagian penting dari rencana membangun klub yang tidak hanya hidup untuk satu musim.

 

Persipa ingin memiliki fondasi finansial yang lebih kuat, sehingga urusan lapangan dan manajemen bisa berjalan beriringan.

 

Tak berhenti di urusan sponsor, Persipa juga mengikat kerja sama baru dengan Nine Apparel untuk mengarungi Liga Nusantara 2026/2027.

 

Kerja sama tersebut resmi diteken di Nine Apparel Store, Jalan Colombo Nomor 7-9, Karang Malang, Daerah Istimewa Yogyakarta belum lama ini.

 

Persipa diwakili Chief Operating Officer (COO) Gani Rahmatullah Arifin, sedangkan Nine Apparel diwakili owner Wahyu Tri Setyannowo.

 

Kolaborasi tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan tim Persipa Pati selama mengarungi Liga Nusantara musim 2026/2027. Selain itu, penjualan seluruh merchandise Persipa Pati akan dipusatkan melalui Persipa Store.

 

Kerja sama itu bukan hanya perkara apparel dan seragam pertandingan. Persipa melihatnya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas klub, Selain itu, membangun sumber pendapatan dan ekosistem bisnis yang lebih sehat.

 

“Kolaborasi ini bukan sekadar tentang seragam, tetapi tentang komitmen, semangat dan visi yang sama untuk terus berkembang,” demikian pernyataan Persipa.

 

Sekedar diketahui sisi, nama Gede Widiade bukan sosok asing dalam sepak bola nasional. Pengusaha tersebut pernah menjabat Direktur Utama/Presiden Persija Jakarta pada 2017–2018. Pada periode tersebut, Persija meraih gelar Liga 1 2018.

 

Baca Juga: 172 SPPG di Pati Dibidik, Pemkab Siapkan Sidak hingga Ancaman Pemberhentian

 

Gede juga pernah terlibat dalam pengelolaan sejumlah klub, termasuk Persebaya, Surabaya United dan Persiba Balikpapan. Ia juga dikenal pernah menangani tim junior Persebaya yang berlaga di Piala Soeratin.

 

Dalam perjalanan bisnis sepak bolanya, Gede Widiade juga dikenal sebagai pemilik Batavia FC, klub yang berbasis di Jakarta Selatan. Perusahaan miliknya, PSF Group, sebelumnya tercatat sebagai sponsor utama Persipa Pati ketika berlaga di Liga 2 musim 2024/2025. (pra)

2 thoughts on “Persipa Pati Panaskan Mesin, Bidik Musim 2026/2027 dengan Fondasi Baru

Comments are closed.