Persib mengunci kemenangan 2-1 dan membawa pulang tiga poin dari Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. (Doc.persib)
Kanalmuria.com, Jepara – Gemuruh sekitar 8.500 penonton di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, belum cukup mengantarkan Persijap Jepara keluar dari lorong kekalahan.
Laskar Kalinyamat kembali harus menelan pil pahit, setelah takluk 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, Minggu (20/9/2026) malam.
Persijap sempat membuat publik tuan rumah bersorak lebih dulu. Namun, keunggulan itu tak mampu dipertahankan hingga laga berakhir. Persib bangkit, membalikkan keadaan, dan membawa pulang tiga poin dari Jepara.

Meski kembali gagal meraih poin, penampilan Persijap menunjukkan tanda-tanda perkembangan. Tim besutan Mario Licinio Guerreiro Lemos tampil lebih agresif, dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, bahkan beberapa kali mampu merepotkan pertahanan Persib melalui tekanan dari lini depan.
Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu langsung berjalan dalam tempo tinggi. Persijap tampil dengan kostum merah-merah. Sementara Persib mengenakan jersey putih-biru navy-putih.
Sejak menit awal, kedua tim bermain terbuka. Persijap mencoba mengambil kendali permainan dengan agresivitas serangan, sedangkan Persib membangun permainan melalui kombinasi di lini tengah.
Baca Juga: Mimpi Buruk Laskar Muria, Persiku Kudus Dibantai PSMS 6 Gol Tanpa Balas
Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah hasil pada menit ke-13. Persijap mendapat hadiah penalti setelah wasit menunjuk titik putih. Jose Antonio Ruiz Lopez maju sebagai algojo dan menjalankan tugasnya dengan sempurna.
GOOOL! Persijap unggul 1-0
Namun, keunggulan itu hanya bertahan delapan menit. Persib merespons cepat dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Thom Haye pada menit ke-21. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin sengit.
Selepas gol tersebut, jual beli serangan terus terjadi. Persijap berusaha kembali menekan, sementara Persib tak memberikan banyak ruang bagi tuan rumah untuk mengembangkan permainan.
Wasit M. Erfan Efendi memberikan tambahan waktu tiga menit pada babak pertama. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan. Kedua tim masuk ruang ganti dengan skor sama kuat, 1-1.
Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.
Uilliam Barros Pereira berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Persib berbalik unggul 2-1.
Dalam posisi tertinggal, Persijap tak menyerah. Lemos melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah tenaga dan daya gedor di lini serang.
Kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan sebenarnya sempat datang pada menit ke-73. Persijap berhasil membobol gawang Persib, tetapi gol tersebut dianulir karena pemain berada dalam posisi offside.
Harapan untuk mengejar ketertinggalan tetap dijaga Persijap hingga menit-menit akhir. Laskar Kalinyamat terus menggempur pertahanan Persib, sementara tim tamu berusaha mempertahankan keunggulan.
Tambahan waktu tujuh menit diberikan pada penghujung laga. Namun, waktu yang tersisa tak mampu dimanfaatkan Persijap untuk mencetak gol penyeimbang.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Persib mengunci kemenangan 2-1 dan membawa pulang tiga poin dari Stadion Gelora Bumi Kartini.
Kekalahan ini membuat Persijap masih belum mengoleksi poin dari tiga pertandingan awal musim. Sebelumnya, Laskar Kalinyamat kalah 0-2 dari Madura United dan takluk 0-1 saat menjamu Borneo FC.
Meski hasil akhir kembali mengecewakan, Mario Lemos melihat adanya perkembangan dalam permainan anak asuhnya. Menurutnya, Persijap tampil jauh lebih baik ketika menghadapi Persib dibandingkan dua laga sebelumnya.
“Melawan Persib tidak boleh melakukan kesalahan. Kami bermain bagus, jauh lebih baik dari dua laga sebelumnya,” ujar Lemos seusai pertandingan.
Pelatih Persijap itu meminta para pemain tidak larut dalam hasil buruk. Kerja keras dan pembenahan harus segera dilakukan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kita harus berjuang sekuat tenaga, lebih maksimal supaya tim lebih baik. Tim sudah lengkap, tidak ada kendala,” imbuhnya.
Lemos juga menyoroti dua gol yang bersarang di gawang Persijap sebagai bahan evaluasi. Namun, ia tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain yang tampil maksimal sepanjang pertandingan.
“Kita kemasukan dua gol, tapi yang paling penting kita sudah bermain maksimal. Kita persiapkan lagi di pekan depan melawan Bali United. Tidak ada istilah santai, kita akan berlatih terus,” tegasnya.
Persijap kini harus segera mengalihkan fokus ke pekan keempat. Bali United sudah menanti sebagai lawan berikutnya.
Lemos memastikan timnya tak punya waktu untuk berleha-leha. Evaluasi dan persiapan langsung dilakukan dengan satu target: memperbaiki performa sekaligus memburu poin perdana musim ini. (pra)

1 thought on “Persijap Tumbang Lagi! Persib Comeback dan Bungkam GBK Jepara”
Comments are closed.