Home » Mimpi Buruk Laskar Muria, Persiku Kudus Dibantai PSMS 6 Gol Tanpa Balas
WhatsApp Image 2026-09-20 at 10.47.16 PM

PSMS Medan gilas Persiku Kudus 6-0 tanpa balas di Stadion Utama Sumut, Kabupaten Deli Serdang. (PSMS Medan Official)

Kanalmuria.com, Deli Serdang– Sore yang seharusnya menjadi panggung perlawanan berubah menjadi mimpi buruk bagi Persiku Kudus.

 

Belum sempat menemukan pijakan, gawang Laskar Muria sudah bergetar. PSMS Medan tampil seperti mesin gol yang sulit direm dan menghabisi Persiku dengan skor telak 6-0 pada pekan kedua Liga 2 Indonesia 2026/2027 di Stadion Utama Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (20/9/2026) sore.

 

Sejak peluit kick-off pukul 15.30 WIB, PSMS langsung menekan dengan tempo tinggi. Persiku dibuat sibuk bertahan dan kesulitan keluar dari kepungan. Lima gol bahkan bersarang ke gawang tim tamu hanya dalam 45 menit pertama, menegaskan betapa dominannya permainan anak asuh Eko Purdjianto.

 

Pencetak gol PSMS Medan celebrasi kemenangan di Stadion Utama Sumut. (PSMS Medan Official)

 

Gol pembuka lahir ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Phillerson menjadi pemain pertama yang merobek pertahanan Persiku. Menerima ruang tembak, ia melepaskan sepakan kaki kanan yang meluncur deras ke sudut gawang dan membawa PSMS unggul 1-0.

 

Persiku belum sempat mengatur napas. Enam menit berselang, Phillerson kembali menusuk pertahanan Laskar Muria. Kali ini ia memanfaatkan umpan Manahati Lestusen, sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang kembali menghujam pojok kiri gawang Persiku. Skor berubah menjadi 2-0.

 

Tekanan PSMS semakin menggila. Pada menit ke-19, Muhammad Ragil ikut mencatatkan namanya di papan skor. Lagi-lagi Manahati menjadi kreator serangan.

 

Baca Juga: Persipa Mulai Jalani Proses Seleksi Pemain Muda

 

Menerima umpan tersebut, Ragil dengan tenang mengarahkan bola ke tiang jauh. Kiper Persiku, Rangga, tak mampu menjangkau bola. PSMS unggul 3-0.

 

Persiku semakin terdesak. Hanya berselang dua menit, PSMS kembali menghukum barisan pertahanan tim tamu. Berawal dari tendangan bebas Phillerson, Javi Siverio memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulan ke gawang Persiku.

 

Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR, tetapi wasit Asep Yandi tetap mengesahkannya. Papan skor menunjukkan 4-0.

 

Belum puas dengan empat gol, PSMS terus menggempur. Pada menit ke-31, Javi kembali menjadi mimpi buruk bagi Persiku.

 

Mendapat umpan Irfan Jauhari di dalam kotak penalti, striker asal Spanyol itu melepaskan tembakan kaki kiri yang kembali mengoyak gawang Persiku. PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan telak 5-0.

 

Persiku Porak Poranda

Memasuki babak kedua, PSMS tidak kehilangan kendali permainan. Unggul lima gol membuat tuan rumah tetap leluasa mengatur tempo, sekaligus menjaga tekanan. Javi kemudian ditarik keluar oleh Eko Purdjianto, hal itusebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisiknya setelah tampil penuh pada laga sebelumnya.

 

Persiku berusaha keluar dari tekanan dan memperbaiki keadaan, tetapi PSMS terlalu kokoh untuk digoyahkan. Satu gol tambahan akhirnya melengkapi pesta tuan rumah sekaligus mengunci kemenangan 6-0.

 

Bagi PSMS, kemenangan besar tersebut menjadi suntikan energi dan modal penting untuk melanjutkan perburuan target pada Liga 2 musim 2026/2027.

 

Sebaliknya, Persiku harus membawa pulang pekerjaan rumah besar, setelah pertahanan mereka porak-poranda sepanjang laga.

 

Baca Juga: 38 Tersangka Pig Butchering Lintas Negara Siap Disidang, Jaringan Solo Raya Raup Rp41,1 Miliar

 

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mensyukuri kemenangan pada laga kandang pertama tersebut. Namun, ia meminta anak asuhnya tidak terlena dengan pesta enam gol.

 

Menurutnya, kompetisi masih panjang dan masih banyak aspek yang harus dibenahi.

 

“Alhamdulillah home pertama kita menang. Kita memang mau menang di pertandingan ini. Semua pemain saya ingatkan jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang,” ujar Eko dalam konferensi pers seusai pertandingan.

 

Eko juga menegaskan bahwa setiap laga harus dimainkan dengan mental mengejar kemenangan. Hasil telak atas Persiku, tidak boleh membuat PSMS kehilangan fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

 

“Kita butuh setiap match itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match depannya kita berikan yang terbaik,” tegasnya.

 

Mengenai keputusan menarik Javi Siverio, Eko menjelaskan bahwa sang striker memang perlu mendapatkan perlindungan setelah sebelumnya tampil selama 90 menit. Kondisi kaki Javi menjadi pertimbangan utama agar sang penyerang tetap siap untuk pertandingan berikutnya.

 

“Memang dari awal kita tahu Javi bermain 90 menit di pertandingan sebelumnya, jadi dia ada masalah di kaki. Jadi dia kita siapkan untuk pertandingan selanjutnya,” jelas Eko.

 

Dengan tambahan tiga poin, PSMS berhasil menjadikan laga kandang pertamanya sebagai panggung pesta gol. Sementara bagi Persiku, skor 0-6 menjadi alarm keras: lini pertahanan harus segera berbenah jika tak ingin kembali menjadi sasaran empuk lawan di pertandingan berikutnya. (pra)

1 thought on “Mimpi Buruk Laskar Muria, Persiku Kudus Dibantai PSMS 6 Gol Tanpa Balas

Comments are closed.