Home » Kabar Gembira bagi Petani Tebu di Pati, Dinas Pertanian Buka Program Bongkar Ratoon
IMG-20260804-WA0017

Kementerian Pertanian dan Dispertan membuka pendaftaran Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan Tebu. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati — Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pati resmi membuka pendaftaran Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan Tebu tahun 2026.

 

Program ini digagas sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas perkebunan tebu di Kabupaten Pati, sejalan dengan semangat “Tebu Maju, Petani Sejahtera, Pati Makmur!”

 

Program bongkar ratoon adalah kegiatan peremajaan tanaman tebu dengan cara membongkar tanaman tua atau tanaman ratoon. Yakni tanaman yang tumbuh dari sisa tunggul setelah panen berulang kali, dan menggantinya dengan bibit baru.

 

Kegiatan ini penting dilakukan secara berkala, karena produktivitas tebu ratoon akan terus menurun seiring bertambahnya usia tanaman.

 

Baca Juga: Tak Perlu Antre di Samsat Induk, Samsat Corner Juwana Hadir Layani Pajak Kendaraan

 

Program bongkar ratoon ini juga sekaligus mendorong perluasan lahan tebu baru di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

 

Adapun syarat pendaftaran untuk bisa mengikuti program bongkar ratoon, yakni petani yang ingin mengikuti program ini perlu memenuhi sejumlah persyaratan. Diantaranya lahan dalam kondisi siap untuk dibongkar dan ditanami kembali, serta memiliki luas lahan maksimal 5 hektare.

 

Persyaratan lainnya, petani harus menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan nomor HP yang masih aktif. Selanjutnya, bersedia dilakukan survei lahan dan memiliki bukti kepemilikan lahan atau bukti sewa lahan.

 

Bagi petani tebu yang lolos seleksi dan terdaftar dalam program, pemerintah akan memberikan sejumlah bentuk bantuan. Diantaranya bibit tebu sebanyak 60.000 mata tunas per hektare, biaya operasional setara 40 Hari Orang Kerja (HOK) per hektare.

 

Selain itu, mendapatkan fasilitas pendampingan dalam proses pengajuan bantuan.

 

Dukungan program bongkar ratoon diharapkan dapat meringankan beban biaya petani dalam melakukan peremajaan tanaman tebu. Selain itu, mendorong peningkatan hasil panen di musim tanam mendatang.

 

Baca Juga: Sungai Mlonggo Jepara Diterjang Abrasi, Mahasiswa UGM Lakukan Aksi Nyata Bersama Warga

 

Bagi masyarakat maupun petani tebu yang berminat mengikuti program ini, segera mendaftarkan diri melalui contact person yang telah ditunjuk oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Pendaftaran dibuka mulai Agustus 2026.

 

Melalui program Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan Tebu 2026 ini, Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Pati berharap dapat mendorong kebangkitan sektor perkebunan tebu lokal.

 

Peremajaan tanaman secara berkala dan perluasan area tanam diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat swasembada gula nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani tebu di Kabupaten Pati. (pra)