
Bela diri salah satu dari 59 cabor yang dipertandinhkan di Porprov Jateng 2026. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Semarang – Pertarungan olahraga terbesar di Jawa Tengah segera memasuki fase akhir persiapan. Kurang dari tiga bulan sebelum pertandingan dimulai, Porprov XVII Jawa Tengah 2026 terus dikebut.
Sebanyak 8.487 atlet diproyeksikan turun membela daerah masing-masing. Persaingan tersebar di 59 cabang olahraga dan sekitar 81 venue pertandingan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah memastikan bahwa seluruh persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 berjalan sesuai jadwal.

Berbagai kebutuhan penyelenggaraan Porprov Jateng 2026, kini mulai memasuki tahap final. Meliputi kesiapan venue, administrasi atlet hingga akomodasi kontingen.
Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menegaskan, Porprov XVII Jawa Tengah tetap digelar pada 25–31 Oktober 2026. Seluruh persiapan terus dimatangkan, agar pesta olahraga provinsi tersebut berjalan lancar dan mampu melahirkan prestasi terbaik.
“Porprov Jateng 2026 tetap on schedule pada 25–31 Oktober. Persiapannya pun sudah on the track. Dengan pelaksanaan Porprov yang kurang tiga bulan lagi, kami akan terus mematangkan persiapan demi kesuksesan ajang ini,” ujar Sujarwanto.
Porprov XVII Jawa Tengah 2026 akan berpusat di kawasan Semarang Raya. Meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga.
Baca Juga: Masyarakat Bumi Mina Tani Tolak Provokasi dan Serukan Perdamaian
Sedangkan untuk Kota Surakarta dan Kabupaten Blora, kata Sujarwanto, ditetapkan sebagai daerah penyangga untuk menggelar sejumlah cabang olahraga Porprov Jateng 2026.
Dengan skala pertandingan yang besar, Porprov Jateng 2026 diperkirakan melibatkan sekitar 8.487 atlet. Mereka akan beradu kemampuan di 59 cabang olahraga dengan kebutuhan mencapai sekitar 81 venue pertandingan.
Venue Porprov Jateng 2026 Tahap Final
Kesiapan arena pertandingan menjadi salah satu fokus utama KONI Jawa Tengah. Seluruh Technical Delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga, telah melakukan inspeksi venue sejak Juni 2026.
Hasil inspeksi tersebut, kemudian menjadi dasar bagi panitia tuan rumah melakukan sejumlah perbaikan dan penyempurnaan. Langkah ini dilakukan, agar seluruh arena pertandingan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Beberapa venue masih menjalani tahap penyempurnaan. Terutama untuk cabang olahraga senam, tinju, dan biliar. Meski demikian, KONI Jateng optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum Porprov resmi bergulir.
“Tinggal satu atau dua venue saja yang masih perlu penyelesaiannya. Salah satunya adalah senam, karena venue senam yang ada di Unnes sedang direnovasi,” ungkap. Sujarwanto yang juga menjabat Ketua Harian Panitia Besar (PB) Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Sujarwanto menjelaskan, kepastian venue tidak hanya menyangkut kelancaran pertandingan. Lokasi arena juga berkaitan langsung dengan penempatan atlet dan ofisial, selama mengikuti Porprov Jateng 2026.
Karena itu, penyelesaian seluruh venue menjadi prioritas. Dengan venue yang sudah pasti, distribusi kontingen dan pengaturan akomodasi dapat dilakukan lebih efektif. Dengan demikian, mobilitas atlet selama pertandingan berjalan lancar.
Akomodasi Kontingen Rampung
Selain venue, persiapan akomodasi bagi kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah, juga terus dikebut. KONI Jateng memastikan kebutuhan penginapan peserta kini hampir seluruhnya terselesaikan.
Sujarwanto memaparkan, akomodasi bagi peserta Porprov sesuai kuota kabupaten/kota menjadi tanggung jawab PB Porprov. Hal itu sesuai dengan Perketum KONI Jateng Nomor 1 Tahun 2026 Pasal 19 Ayat 1.
“Dan, permasalahan akomodasi ini sudah hampir selesai seluruhnya,” jelas Sujarwanto.
Memasuki Agustus 2026, fokus persiapan mulai bergeser ke sektor administrasi kontingen. KONI Jawa Tengah akan menggelar Chef de Mission Meeting dan Delegation Registration Meeting (DRM) sebagai bagian penting dari tahapan finalisasi peserta.
Agenda tersebut akan digunakan untuk mematangkan data atlet, ofisial cabang olahraga, dan kontingen. Proses akreditasi peserta juga akan menjadi bagian penting sebelum seluruh kontingen bertanding di Porprov XVII Jawa Tengah.
Dengan persiapan yang terus digenjot di berbagai sektor, KONI Jawa Tengah optimistis Porprov XVII Jateng 2026 dapat berlangsung sukses.
Tak hanya dari sisi penyelenggaraan, Porprov Jateng 2026 menjadi panggung lahirnya atlet-atlet potensial Jawa Tengah yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Porprov Jateng 2026 pun semakin dekat. Saatnya para atlet bersiap, daerah memburu prestasi, dan Semarang Raya menjadi panggung persaingan olahraga terbesar di Jawa Tengah. (pra)






