Home ยป BNPB Turun Tangan Atasi Tanggul Laut Jebol Pemicu Banjir Rob di Pati
IMG-20260623-WA0013

Rumah warga Tunggulsari Pati terendam banjir rob. (key rasya/kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati– Sejumlah titik tanggul laut yang jebol hingga memparah kondisi banjir rob di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

Terkait banjir rob yang telah beberapa tahun merendam pemukiman Desa Tunggulsari di Kecamatan Tayu Pati, pihak BNPB memastikan segera melakukan penanganan darurat terhadap tanggul laut yang jebol.

 

Akibat jebolnya sejumlah titik tanggul, semakin memperparah kondisi banjir rob di wilayah pesisir Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selain BNPB, penanganan bencana juga dilakukan tim gabungan di lapangan.

 

Pemkab Pati tangani banjir rob di Kecamatan Tayu. (key rasya/kanalmuria)

 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, peristiwa naiknya ketinggian dan melimpasnya air laut ke daratan terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.25 WIB di Kecamatan Tayu.

 

“Kenaikan permukaan air laut yang disertai runtuhnya struktur tanggul penahan rob, menyebabkan genangan di kawasan permukiman warga dan area tambak di sekitarnya,” ujar Abdul Muhari melalui keterangan tertulisnya.

 

Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan BNPB, genangan rob saat ini terkonsentrasi di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu. Sedangkan jumlah warga terdampak mencapai 127 kepala keluarga (KK).

 

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB juga mencatat sebanyak 73 rumah warga terendam. Selain itu, sekitar 85 hektare lahan tambak produktif tergenang air laut.

 

Dampak banjir rob lainnya di Desa Tunggulaari, merendam akses jalan desa sepanjang kurang lebih 2,3 kilometer. Aktifitas warga desa juga sempat terganggu akibat limpasan rob.

 

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati telah menyalurkan bantuan logistik darurat. Kemudian mengalokasikan anggaran stimulus Rp 60 juta untuk penanganan awal kerusakan tanggul laut.

 

Upaya penanganan banjir rob yang nyaris menenggelamkan pemukiman warga Desa Tunggulsari, juga diperkuat melalui dukungan material geotekstil dari BPBD Provinsi Jawa Tengah.

 

Pihak BPBD Jateng melakukan perbaikan sementara bagian tanggul yang ambrol. Caranya dengan memasang karung berisi tanah atau sandbag di titik rawan. Serta pemasangan waring sebagai penanda batas area tambak.

 

BNPB juga memastikan genangan air laut di Desa Tunggulsari mulai berangsur surut. Selain itu, tidak ada warga desa setempat yang mengungsi.

 

Namun, Pemkab Pati tetap menyiagakan balai desa dan Poliklinik Desa (Polindes) sebagai lokasi evakuasi sementara mengantisipasi potensi pasang susulan. (Krp).