
Polwan Polresta Pati tampil dengan pendekatan humanis ke demonstran. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati– Suasana berbeda saat pengamanan aksi damai Barisan Rakyat Indonesia Sejahtera (BRIS) di Alun-Alun Simpang Lima Pati. Di tengah pengamanan yang melibatkan ratusan aparat, sejumlah Polwan Polresta Pati justru tampil dengan pendekatan yang humanis.
Para Polwan ini mendatangi para demonstran sambil membagikan air minum. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di bawah terik matahari.
Aksi sederhana itu mendapat respons positif dari para peserta unjuk rasa. Beberapa demonstran tampak menerima air minum, sambil berbincang santai dengan Polwan yang bertugas di lokasi unjuk rasa.

Kehadiran Polwan di tengah massa tidak hanya memberikan pelayanan berupa minuman, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih sejuk dan penuh keakraban.
Interaksi yang terjalin secara hangat, turut meredam ketegangan dan menjaga kondusivitas selama kegiatan unjuk rasa berlangsung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pola pengamanan humanis yang diterapkan Polresta Pati mengawal penyampaian pendapat di muka umum. Kepolisian memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan, pengamanan aksi unjuk rasa bukan semata-mata menjaga keamanan saja. Namun juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Personel kami hadir memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat. Membagikan air minum kepada peserta aksi, merupakan kepedulian dan pendekatan humanis yang terus kami kedepankan,” ujar Jaka Wahyudi.
Menurutnya, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya identik dengan penegakan hukum saja. Namun juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat.
Dengan pendekatan yang persuasif dan humanis tersebut, aksi damai diharapkan tetap dalam berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.(krp)






