Kepala BGN RI Sudaryono menyiapkan aplikasi proses pengadaan bahan baku MBG yang lebih transparan dan mudah diawasi.(Kanalmuria)
Kanalmuria.com, Jakarta – Pengadaan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal masuk babak baru. Badan Gizi Nasional (BGN) RI tengah menyiapkan marketplace khusus, yang memungkinkan pemerintah memantau proses pengadaan secara lebih terbuka.
Proses pengadaan secara transparan itu mulai dari pemasok, harga komoditas, transaksi, hingga kewajiban perpajakan. Marketplace tersebut akan mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah).
Kehadiran aplikasi SIPLah selama ini digunakan untuk mendukung pengelolaan belanja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Baca Juga: Ketua DPRD Pati Geram, Belasan Pejabat Bolos Paripurna APBD Perubahan
Kepala BGN RI Sudaryono mengatakan, sistem ini disiapkan untuk menciptakan proses pengadaan bahan baku MBG yang lebih transparan dan mudah diawasi.
Melalui sistem digital tersebut, kata Sudaryono, pemerintah nantinya dapat mengetahui secara lebih jelas bagaimana rantai pasok bahan baku berjalan sejak dari pemasok. Informasi mengenai harga barang, transaksi pembelian, hingga aspek perpajakan juga akan tercatat dalam sistem.
“Sehingga kita tahu nanti transaksinya jelas, perpajakannya jelas dan lain sebagainya,” ujar Sudaryono dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.
Pada tahap awal, terdapat enam komoditas yang akan masuk dalam marketplace pengadaan bahan baku MBG. Komoditas tersebut yakni daging sapi atau kerbau, ayam, telur, beras, minyak goreng, dan susu.
Tak hanya mengejar transparansi, kehadiran marketplace ini juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Pengadaan bahan baku untuk kebutuhan MBG diharapkan meningkatkan perputaran transaksi dan membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha di daerah.
BGN menargetkan marketplace tersebut mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026.
Untuk memastikan kualitas dan kredibilitas pemasok, BGN juga akan menerapkan mekanisme verified seller. Artinya, bahan baku yang dibeli melalui platform tersebut tidak akan berasal dari pemasok yang tidak jelas asal-usul maupun statusnya.
Menurut Sudaryono, pemasok yang masuk dalam kategori verified seller nantinya akan berkaitan dengan asosiasi yang menaungi para pelaku usaha penyedia komoditas tersebut.
Baca Juga: Cara Unik Bupati Kudus Taklukan Demo MBG, Demonstran Duduk di Kursi Bupati
“Nanti akan ada dari sisi marketplace-nya akan ke asosiasi. Jadi belinya itu adalah yang verified seller. Nah, verified seller itu siapa? Ya adalah asosiasi itu,” ujar Sudaryono.
Dengan skema tersebut, BGN berharap pengadaan bahan baku MBG dapat berlangsung lebih tertata dan transparan. Pemerintah pun memiliki ruang pengawasan yang lebih kuat terhadap setiap tahapan pengadaan. Serta memastikan rantai pasok program MBG berjalan melalui pemasok yang telah terverifikasi. (pra)

1 thought on “BGN Siapkan Marketplace Khusus Bahan Baku MBG, Harga hingga Pajak Bakal Terpantau”
Comments are closed.