
Safin Pati FC matangkan persiapan jelang babak 8 besar Piala Soeratin Jateng 2026. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Semarang– Safin Pati FC mematangkan persiapan menghadapi babak 8 besar Piala Soeratin Jawa Tengah 2026. Tim binaan Safin Pati Sports School tersebut, bersiap menghadapi fase krusial kompetisi.
Tim yang berhome base di Training Ground Gelora Soekarno Pati ini, membawa misi penting untuk mengukur hasil pembinaan pemain muda yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan.
CEO Safin Sports School, Rafi Rizqullah Arifin menjelaskan, persiapan tim menghadapi babak 8 besar dilakukan dengan menekankan kesiapan teknis, mental, dan karakter pemain.

Menurut Rafi, kompetisi Piala Soeratin U-13 dan U-15 ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan pemain. Sebah memberikan pengalaman bertanding di level kompetisi resmi.
“Kami mempersiapkan anak-anak bukan hanya untuk pertandingan, tetapi juga bagaimana mereka mampu menghadapi tekanan, menjaga mental, dan menunjukkan perkembangan dari proses pembinaan yang sudah dijalani,” ujar Rafi pada Sabtu (22/8/2026).
Safin Pati FC menjadi salah satu tim yang berhasil menembus babak 8 besar Piala Soeratin Jateng 2026. Fase penentuan tersebut, akan menggunakan sistem gugur.
Dengan sistem tersebut, maka setiap pertandingan menjadi laga hidup mati untuk menentukan empat tim yang berhak melaju ke semifinal.
Baca Juga: 43 Tim Sepak Bola Muda Pulau Jawa Incar Tropi Kajari Pati 2026
Untuk kelompok U-13 dan U-15, pertandingan 8 besar akan berlangsung di Lapangan Sriwaru, Solo, pada Minggu-Senin (23-24/8/2026). Sementara persaingan kelompok U-17 digelar di Lapangan Kota Barat, Solo, mulai Rabu (26/8/2026).
Rafi menegaskan, bahwa lolos ke babak 8 besar menjadi kesempatan bagi para pemain Safin Pati FC untuk menunjukkan hasil latihan.
Selain itu, kata Rafi, menambah pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan lebih tinggi. Karena itu, tim Safin Pati FC tidak ingin membebani pemain hanya dengan target hasil. Melainkan mendorong mereka tampil maksimal, dan menjalankan proses permainan sesuai program yang telah disiapkan.
“Kompetisi seperti ini menjadi bagian dari proses pembinaan. Pemain harus belajar bagaimana menghadapi pertandingan penting, mengambil keputusan di lapangan, serta menjaga sikap dan mental ketika berada dalam tekanan,” jelasnya.
Keberhasilan melaju ke babak 8 besar, imbuh Rafi, menjadi indikator bahwa proses pembinaan yang dilakukan Safin Sports School menunjukkan tren positif.
“Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat tim berpuas diri karena persaingan di fase gugur akan semakin berat, ” tandasnya.
Untuk diketahui, Kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 telah memasuki fase penentuan. Sebanyak tim terbaik dari kelompok usia U-13, U-15 dan U-17 siap bersaing di babak 8 besar yang seluruhnya dipusatkan di wilayah Solo Raya.
Panggung Kualitas Pemain
Plt Direktur Kompetisi Asprov PSSI Jawa Tengah, Setyo Agung Nugroho, meminta para pemain tidak hanya menjadikan babak 8 besar sebagai ajang mengejar kemenangan.
Menurut Agung, fase tersebut harus dimanfaatkan sebagai panggung untuk menunjukkan kualitas dan perkembangan pemain.
“Ini penting, karena tak semua pemain memiliki kesempatan mengasah kemampuan di kompetisi resmi semacam ini,” ujar Agung dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Ia menilai para pemain harus memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengasah teknik, keterampilan, sekaligus mental bertanding. Sebab, kompetisi kelompok umur menjadi salah satu ruang penting dalam membangun fondasi pemain, sebelum memasuki level yang lebih tinggi.
Agung juga mengapresiasi seluruh tim yang berhasil menembus babak 8 besar. Tim-tim tersebut telah menunjukkan kualitas permainan mereka.
“Selain itu, membuktikan bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menghasilkan performa positif di lapangan, ” tukasnya.
Pada kelompok U-13, sejumlah tim dengan tradisi pembinaan pemain muda berhasil melaju. Diantaranya Terang Bangsa Pati dan Merden FA.
Sedangkan di U-15 terdapat nama Asti Academy Fortuna PFA, Safin Pati, hingga tim pendatang baru Darul Amanah FA.
Persaingan menarik juga tersaji di kelompok U-17. Tim seperti PSIR Rembang Jr, Persis Solo Jr, dan PSCS Cilacap Jr, turut menghiasi babak 8 besar dan diprediksi menyajikan pertandingan kompetitif.
Selain kualitas permainan, Agung menekankan pentingnya menjaga sportivitas. Ia berharap tidak ada lagi tindakan tidak terpuji yang mencederai semangat pembinaan sepak bola usia muda.
“Satu hal yang kita puji dari laga sejauh ini adalah ofisial tim yang bertanding mampu menahan diri dan memberi ketenangan pada para pemainnya saat bertanding,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan pendukung untuk bersama-sama menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.
“Mari sama-sama kita junjung sportivitas dan fairplay agar pertandingan enak ditonton dan bisa jadi ajang menunjukkan kualitas permainan,” tegas Agung.
Bagi Safin Pati FC, babak 8 besar menjadi momentum untuk membuktikan sejauh mana proses pembinaan yang dilakukan Safin Sports School. Yakni. mampu menghasilkan pemain yang siap menghadapi kompetisi.
Hasil akhir memang menjadi target bagi manajamen tim Safin Pati FC. Namun pengalaman, perkembangan kemampuan serta pembentukan mental pemain tetap menjadi bagian penting dari perjalanan tim di Piala Soeratin Jawa Tengah 2026. (pra)






