Home » Fosil Raksasa Muncul di Kali Piji Kudus, Jejak Gajah Purba Kembali Menguak Misteri Patiayam
IMG-20260809-WA0015

BRIN melanjutkan ekskavasi tahun ketiga di Situs Ngasingan di Perbukitan Patiayam Kudus. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Kudus – Jejak kehidupan purba kembali terungkap dari kawasan Patiayam, Kabupaten Kudus. Sebuah fosil tulang belakang satwa berukuran besar, ditemukan warga di aliran Kali Piji, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo.

 

Temuan tak terduga ini langsung menarik perhatian peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Tim peneliti mendatangi lokasi untuk melakukan penggalian, identifikasi dan evakuasi. Hal itu untuk mengungkap jenis fauna serta usia fosil yang ditemukan.

 

Aktivitas penggalian dilakukan di aliran Kali Piji. Dengan menggunakan peralatan sederhana, tim BRIN perlahan menyingkap material sungai yang masih menutup sebagian fosil.

 

Peneliti BRIN berambisi mengungkap fosil gajah purba berusia hingga lima ratus ribu tahun di Kudus. (kanalmuria)

 

Proses tersebut dilakukan secara hati-hati, agar bagian fosil yang masih tertanam tidak mengalami kerusakan. Setiap bagian yang berhasil disingkap, kemudian diamati untuk memastikan struktur dan bentuk tulangnya tetap terjaga.

 

Penemuan fosil bermula ketika Sugeng, warga Desa Honggosoco, sedang mencari rumput di sekitar aliran Kali Piji. Saat itu, ia melihat benda berukuran besar yang muncul dari permukaan tanah dan bentuknya menyerupai tulang.

 

Merasa benda tersebut bukan tulang biasa, Sugeng kemudian mengamati lokasi temuan. Ia menduga benda itu merupakan fosil. Terlebih kawasan tersebut masih berada di sekitar Situs Patiayam, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting peninggalan kehidupan purba.

 

Menyadari temuan tersebut berpotensi memiliki nilai ilmiah dan sejarah besar, Sugeng memilih tidak mengangkat atau memindahkan benda tersebut. Ia kemudian melaporkannya kepada tim BRIN yang saat itu tengah melakukan penelitian di kawasan Patiayam.

 

Baca Juga: Fosil Raksasa Muncul di Kali Piji Kudus, Jejak Gajah Purba Kembali Menguak Misteri Patiayam

 

Setelah menerima laporan, tim BRIN langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Identifikasi awal dilakukan sebelum proses penggalian dan evakuasi dimulai.

 

Peneliti BRIN, Bagas menjelaskan, hasil identifikasi awal menunjukkan fosil tersebut merupakan bagian dari tulang belakang fauna berukuran besar.

 

Meski demikian, jenis hewan dan usia fosil belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pemeriksaan awal. Diperlukan penelitian lanjutan dan pemeriksaan di laboratorium untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

 

Tim peneliti menduga, fosil tersebut berasal dari satwa purba berukuran besar. Salah satu kemungkinan yang tengah dikaji adalah gajah purba jenis Elephas, meski tidak menutup kemungkinan fosil berasal dari fauna besar lainnya.

 

Fosil tersebut diperkirakan mengalami proses pengendapan setelah terbawa aliran air atau banjir pada masa lampau. Material yang terbawa arus kemudian mengendap di kawasan Kali Piji, hingga bagian fosil tertimbun dan akhirnya kembali tersingkap.

 

Temuan ini kembali memperkuat dugaan bahwa kawasan Patiayam dan sekitarnya, masih menyimpan jejak kehidupan masa lalu yang belum seluruhnya terungkap.

 

Baca Juga: Tragedi Dini Hari di PG Rendeng Kudus, Pekerja Tewas Dihantam Bandul Crane 80 Kilogram

 

Keberadaan fosil di Kali Piji juga menjadi tambahan penting bagi penelitian, mengenai kehidupan fauna purba di wilayah Kabupaten Kudus.

Setiap temuan baru dapat membantu peneliti menyusun gambaran mengenai jenis satwa, lingkungan, serta kondisi kawasan pada masa prasejarah.

 

Hasil penelitian terhadap fosil tersebut, diharapkan mampu melengkapi data ilmiah tentang kehidupan fauna purba di Kabupaten Kudus. Penemuan ini sekaligus membuka peluang ditemukannya fosil-fosil lain yang masih tersimpan di bawah lapisan tanah dan material sungai di sekitar kawasan Patiayam.

 

Dengan kembali munculnya fosil dari aliran Kali Piji, misteri tentang kehidupan purba di Patiayam pun perlahan terus terungkap. (pra)