
Pati, 23 Februari 2026 — Aksi tawuran tongtek yang sempat viral di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, akhirnya berujung damai setelah aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan belasan remaja yang terlibat. Penanganan kasus dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan dengan mekanisme restorative justice guna mencegah dampak hukum jangka panjang bagi para pelajar yang terlibat.
Keributan terjadi pada Minggu dini hari di pertigaan Dukuh Tengahan. Insiden dipicu saling ejek saat rombongan tongtek melintas, yang kemudian memanas hingga terjadi aksi lempar batu. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor dan batu yang digunakan saat kejadian. Para remaja yang mayoritas masih berstatus pelajar kemudian dibina dengan melibatkan orang tua, pihak sekolah, serta pemerintah desa setempat.
Melalui langkah ini, kepolisian bersama unsur masyarakat berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan. Pendekatan kekeluargaan diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus pembinaan, agar kejadian serupa tidak terulang dan para remaja dapat kembali fokus pada pendidikan serta kegiatan positif.
Sumber: Humas Polresta Pati
Kanalmuria






