Home ยป Ribuan Gen Z Deklarasikan Sabuk Kamtibmas di Pembukaan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026
IMG-20260621-WA0022

Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di Kabupaten Karanganyar. (Kanalmuria)

Kanalmuria.com, Karanganyar– Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda, berlangsung meriah di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar.

 

Di tengah antusiasme ribuan peserta dan pengunjung yang memadati venue turnamen ini, sebanyak 3.500 pegiat esports Generasi Z dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah berkumpul.

 

Mereka mendeklarasikan komitmen menjaga sportivitas, menolak pengaruh negatif di ruang digital, serta siap menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

Dua figur komunitas esports pro player EVOS Street dan EVOS Saykots. (Kanalmuria)

 

Deklarasi Sabuk Kamtibmas Pegiat E-Sport Gen Z Masyarakat Jawa Tengah tersebut, digelar sebelum pembukaan resmi turnamen. Agenda ini menjadi langkah preemtif dan preventif Polda Jateng, membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat kemitraan dengan generasi muda di era digital.

 

Deklarasi tersebut dipimpin oleh dua figur yang dekat dengan komunitas esports, yakni pro player EVOS Street dan EVOS Saykots.

 

Kehadiran kedua figur itu, membuat pesan-pesan kamtibmas dalam deklarasi menjadi lebih dekat dengan dunia generasi muda yang memenuhi kawasan De Tjolomadoe pada Sabtu (20/6/2026).malam.

 

Ribuan Gen Z deklarasikan Sabuk Kamtibmas (Kanalmuria)

 

Lima Poin Deklarasi

Dalam Deklarasi Sabuk Kamtibmas Pegiat E-Sport Gen Z Masyarakat Jawa Tengah, para pegiat esports menyatakan lima komitmen bersama. Kesepakatan itu adalah :
1. Siap menjaga keamanan, ketertiban dan sportivitas selama pelaksanaan Kapolda Jateng Cup E-Sport Competition Tahun 2026.
2. Siap menjadikan esports sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, prestasi, kreativitas, persaudaraan dan semangat kompetisi yang sehat.

3. Menolak segala bentuk provokasi, perundungan, ujaran kebencian, judi online, narkoba serta perilaku negatif baik di dunia nyata maupun ruang digital.
4. Siap menjadi pelopor Generasi Z yang bijak, santun dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial serta ikut menjaga kondusivitas kamtibmas di Jawa Tengah.
5. Siap mendukung Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, dalam mewujudkan ruang digital yang aman, generasi muda yang berprestasi, serta Jawa Tengah yang aman, damai dan kondusif.

Pemuda Jaga Kamtibmas

Dalam kesempatan itu, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jateng, Kombes Pol Siti Rondhijah mengatakan, Deklarasi Sabuk Kamtibmas merupakan upaya membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian saja. Namun juga seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

 

“Melalui Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini, kami ingin mengajak para pegiat esports Generasi Z menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital,” terang Siti.

 

Menurut Siti, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton saja. Namun harus menjadi bagian dari solusi dengan menebarkan semangat damai, sportivitas. Selain itu, menggunakan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab,” pinta Siti Rondhijah.

 

Siti menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai “sensor pertama” dalam mencegah berbagai pengaruh negatif. Diantaranya hoaks, ujaran kebencian, konflik sosial, hingga judi online yang marak berkembang di era digital.

 

“Kami ingin mengubah mindset bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya urusan orang dewasa atau aparat kepolisian. Generasi Z juga memiliki tanggung jawab yang sama,” tukas Siti.

 

Melalui hobi dan komunitas yang mereka cintai, lanjut Siti, energi positif anak muda dapat diarahkan untuk hal-hal yang produktif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menilai, Deklarasi Sabuk Kamtibmas menjadi bukti bahwa esports tidak hanya menjadi sarana kompetisi saja. Namun juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembinaan karakter dan penyampaian pesan-pesan positif kepada generasi muda.

 

“Kapolda Jateng Cup 2026 kami rancang bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pemberdayaan generasi muda,” tandas Aryanto.

 

Melalui Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini, Aryanto ingin menunjukkan bahwa komunitas esports memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keamanan dan sportivitas.

 

“Selain itu, terciptanya ruang digital yang sehat dan aman. Inilah wajah generasi muda Jawa Tengah yang kreatif, berprestasi, dan bertanggung jawab,” pungkas Kombes Pol Artanto.(pra)