Home » Jadi Musafir, Persiku Pilih Stadion Sultan Agung Bantul Sebagai Home Base
Persiku dok Persiku 2

Tim Persiku Kudus memilih Stadion Sultan Agung, Bantul selama kompetisi Championship 2026/27 mendatang. (Dok Persiku Kudus)

Kanalmuria.com, Kudus – Teka-teki kemana Persiku Kudus akan berkandang pada Championship 2026/27 akhirnya terjawab sudah. Tim berjuluk Macan Muria ini akhirnya memilih Stadion Sultan Agung, Bantul selama kompetisi kasta kedua musim baru nanti.

 

“Persiku Kudus resmi menetapkan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai home base selama mengarungi kompetisi Championship 2026/27,” demikian disampaikan akun instagram resmi Persiku Kudus, Selasa (7/7/2026). Persiku sementara mengungsi karena Stadion Wergu Wetan Kudus dalam proses renovasi.

 

Disebutkan, keputusan ini diambil setelah manajemen Persiku melalui proses diskusi panjang dengan pihak operator liga terkait pemenuhan standar kriteria stadion dan mengkaji beberapa opsi stadion lain yang tersedia.

 

Berdasarkan hasil verifikasi mendalam dari beberapa opsi stadion yang diajukan, Stadion Sultan Agung Bantul menjadi vanue yang paling representatif dan memenuhi seluruh kriteria regulasi keselamatan, serta fasilitas kelayakan kompetisi untuk menyelenggarakan pertandingan di kompetisi Championship musim baru nanti.

 

Manajemen Persiku juga menyadari keputusan ini menuntut pengorbanan lebih dari seluruh elemen tim dan suporter. “Rumah sementara kita boleh berpindah, tetapi lambang di dada dan gemuruh dukungan kalian tidak akan pernah berubah!,” manajemen Persiku menegaskan.

 

“Jarak Kudus-Bantul memang tidak dekat, tapi cinta kita ke Persiku jauh lebih hebat. Mari kita bawa atmosfer magis Wergu Wetan ke Sultan Agung. Bersama kita taklukkan Championship musim ini !,” demikian manajemen Persiku menegaskan.

 

Tak hanya akan menempati homebase baru, pada musim baru nanti, Macan Muria juga akan merasakan atmosfer baru dengan berada di Grup Barat. Pada Pegadaian Championship 2025/26 lalu, Persiku masih menghuni Grup Timur.

 

Pada musim 2025/26 lalu, Persiku sempat meraskan masa-masa kritis dan terancam tergedradasi ke kasta Liga Nusantara. Dan akhirnya, dengan perjuangan ekstranya, Persiku akhirnya berhasil selamat dan finish di peringkat ke-7 dari 10 tim di Grup 2 atau Grup Timur. (uno)