Home » Hadapi KLB Keracunan MBG, 50 Ambulans di Pati Ditempa Hadapi Situasi Darurat
IMG-20260912-WA0040

Puluhan driver ambulans mengikuti apel kesiapsiagaan di Mapolresta Pati. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati – Kasus keracunan massal yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat kesiapan layanan darurat di Kabupaten Pati menjadi perhatian.

 

Karena itu, sebanyak 50 ambulans disiagakan untuk mempercepat penanganan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat. Puluhan driver ambulans tersebut mengikuti apel kesiapsiagaan di halaman Mapolresta Pati.

 

Armada ambulans berasal dari Dinas Kesehatan, ambulans desa hingga ambulans MLU LazisNU. Apel dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit dan sejumlah pejabat utama polresta setempat, serta para pengemudi ambulans.

 

Pengemudi ambulans tak menjadikan kondisi darurat alasan mengabaikan keselamatan berlalu lintas. (kanalmuria)

 

Kombes Sigit menegaskan kesiapan ambulans bukan hanya soal kendaraan. Namuni juga kemampuan pengemudinya. Ambulans harus bisa bergerak cepat saat dibutuhkan, namun keselamatan tetap menjadi prioritas.

 

“Ambulans memiliki peran penting dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat. Karena itu, kendaraan dan pengemudinya harus sama-sama siap sehingga ketika dibutuhkan bisa bergerak cepat, tepat, dan aman,” ujar Sigit pada Sabtu (12/9/2026).

 

Ia meminta pengemudi tidak menjadikan kondisi darurat sebagai alasan mengabaikan keselamatan berlalu lintas. Kecepatan harus disesuaikan dengan kondisi jalan, kepadatan arus, cuaca, dan situasi di sekitar.

 

Pengemudi ambulans tak menjadikan kondisi darurat alasan mengabaikan keselamatan berlalu lintas. (kanalmuria)

 

Menurut Sigit mengemudikan ambulans dengan cepat bukan berarti harus mengabaikan keselamatan. Pihaknya mengajak pengguna jalan memberikan prioritas dan ruang kepada ambulans, tetapi pengemudinya tetap harus berhati-hati dan memperhitungkan kondisi di sekitarnya.

 

Dalam kegiatan itu, para pengemudi juga mendapat pembekalan safety driving dari Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati serta materi Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).

 

Baca Juga: Dari Safin Pati ke Panggung Seoul, Ghufran Algazali Harumkan Indonesia di Hechi Cup 2026

 

Kombes Sigit berharap pembekalan ini memperkuat koordinasi antara kepolisian dan pengelola ambulans. Selain itu, meningkatkan kesiapan menghadapi situasi darurat.

 

“Pastikan kendaraan laik jalan, peralatan lengkap, dan pengemudi dalam kondisi siap. Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, justru terjadi kendala di perjalanan,” pungkasnya. (pra)