Home » Beasiswa Chevening 2027 Dibuka, Kemendikdasmen Buka Peluang Kuliah S2 Gratis di Inggris
WhatsApp Image 2026-08-03 at 9.57.48 PM

Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey bersama pejabat Kemendikdasmen. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Jakarta – Kabar gembira bagi para profesional, guru, tenaga kependidikan, dan insan pendidikan Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Pemerintah Inggris melalui Program Beasiswa Chevening untuk membuka peluang kuliah S2 gratis di Inggris.

 

Kerja sama strategis yang berlangsung hingga tahun ajaran 2029–2030 ini, diharapkan mampu mencetak pemimpin pendidikan masa depan. Selain itu, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia menuju standar global.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Beasiswa Chevening–Kemendikdasmen di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Senin (3/8/2026).

 

Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey bersama pejabat Kemendikdasmen. (kanalmuria)

 

Melalui kemitraan ini, para profesional di bidang pendidikan memperoleh kesempatan melanjutkan studi magister (S2) di berbagai universitas terkemuka di Inggris. Bahkan leengkap dengan pengalaman internasional dan jejaring global yang diharapkan mempercepat transformasi pendidikan Indonesia.

 

Kemitraan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan strategis Indonesia dan Inggris di bidang pendidikan. Selain memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas dunia, program tersebut juga menjadi investasi jangka panjang dalam pengembangan SDM Indonesia menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

 

Melalui kerja sama yang berlaku hingga tahun ajaran 2029–2030, para penerima Beasiswa Chevening akan menempuh studi pada program-program yang berkaitan dengan sektor pendidikan.

 

Penandatanganan Beasiswa Chevening 2027 antara Indonesia dan Inggris. (kanalmuria)

 

Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diwajibkan kembali ke Indonesia. Mahasiswa penerima beasiswa mengabdikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh demi meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah.

 

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

 

Baca Juga: Seni Ukir Jepara Mengguncang Jakarta, Tatah 2026 Diserbu 73 Ribu Pengunjung

 

“Di Kemendikdasmen, kami berkomitmen mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Salah satu kunci untuk mencapai visi tersebut adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merumuskan kebijakan sekaligus menerapkannya secara nyata di lapangan, ” terangnya.

 

Upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Namun membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui semangat partisipasi semesta.

 

Menurutnya, kemitraan dengan Program Chevening membuka peluang lebih besar bagi insan pendidikan Indonesia memperoleh pengetahuan global, pengalaman internasional, serta jejaring profesional yang akan memperkuat sektor pendidikan nasional.

 

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey menegaskan, bahwa Program Chevening bukan sekadar menyediakan beasiswa saja. Namun juga membentuk generasi pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, kepercayaan diri, dan jaringan internasional.

 

Menurut Jermey, pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya.

 

Baca Juga: Hari Jadi Kabupaten Pati 2026 Meriah, Pawai Artis dan Road To Kilau Raya MNC TV Guncang Alun-alun

 

“Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris sebagai penerima Beasiswa Chevening,” katanya.

 

Pendaftaran Beasiswa Chevening–Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2027–2028 akan dibuka mulai 4 Agustus hingga 6 Oktober 2026.

 

Program ini diharapkan menjadi kesempatan emas bagi para profesional pendidikan Indonesia untuk menempuh studi di Inggris dan kembali membawa perubahan nyata bagi kemajuan pendidikan nasional. (pra)