
Pengurus KONI Jateng berdialog dengan Wagub Jateng Taj Yasin membahas persiapan Porprov 2026. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Semarang– Komite Olahraga Nasional (KONI) Jawa Tengah segera menerapkan sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan seluruh proses pertandingan dipantau secara langsung. Kebijakan ini diterapkan saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah Tahun 2026.
Dengan kehadiran sistem informasi terintegrasi bernama Si Sakti tersebut, maka perkembangan kompetisi hingga capaian prestasi atlet dapat diketahui secara real-time oleh penyelenggara maupun masyarakat.
“Inovasi tersebut diwujudkan melalui penerapan sistem informasi bernama Si Sakti, untuk mendukung pelaksanaan Porprov agar lebih transparan, akurat, dan mudah dipantau, ” ujar Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.

Menurut Sujarwanto, platform digital ini disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Porprov agar lebih transparan, akurat, dan mudah dipantau.
Menurut Sujarwanto, sistem Si Sakti ini adalah satu sistem yang digunakan untuk mengawal pelaksanaan Porprov. Karena itu, semua event, perkembangan kejadian, dan juga prestasi atlet langsung tercatat secara real-time.
Paparan itu dikatakan Sujarwanto, saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen di Semarang beberapa waktu lalu.
Penggunaan sistem tersebut, kata Sujarwanto, diharapkan mampu meminimalkan keterlambatan pelaporan hasil pertandingan maupun kesalahan dalam proses penginputan data. Sebab selama ini kerap menjadi tantangan dalam penyelenggaraan ajang olahraga berskala besar.
“Harapannya, pada saat pelaksanaan nanti, ini menjadi fasilitas yang baik, transparansi yang baik, dan sekaligus menyajikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat,” tambahnya.
Porprov XVII Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 31 Oktober 2026. Menjelang pelaksanaannya, berbagai persiapan disebut telah memasuki tahap akhir.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Besar Porprov XVII Jawa Tengah mengatakan, seluruh persiapan berjalan sesuai rencana dan kini tinggal menyelesaikan beberapa tahapan finalisasi.
“Hari ini progressnya sudah bagus, tinggal finalisasi. Pendaftaran atlet akan dibuka sampai akhir bulan ini,” ujar Taj Yasin.
Ia menjelaskan, ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 10.000 orang. Kegiatan ini melibatkan atlet dan official dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana pertandingan di wilayah penyelenggara juga dinilai telah memadai.
Porprov XVII akan dipusatkan di kawasan Semarang Raya yang mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga sebagai tuan rumah utama.
Sementara itu, beberapa cabang olahraga akan digelar di daerah pendukung, seperti balap sepeda nomor track yang berlangsung di Velodrome Manahan, Kota Surakarta, serta cabang aeromodeling yang dipusatkan di Bandara Ngloram, Kabupaten Blora.
Untuk agenda seremonial, pembukaan Porprov direncanakan berlangsung di GOR Jatidiri Semarang. Sedangkan upacara penutupan akan digelar di GOR Kabupaten Kendal.
Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota yang telah berperan aktif mendukung pembinaan atlet menjelang pelaksanaan Porprov.
Menurut Taj Yasin, ajang ini bukan hanya menjadi arena kompetisi daerah, tetapi juga bagian dari proses penjaringan atlet-atlet potensial Jawa Tengah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Selain berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, Taj Yasin menilai Porprov XVII berpotensi memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan atlet, official, dan pendukung diperkirakan akan mendorong pertumbuhan sektor konsumsi, transportasi, perdagangan, hingga tingkat hunian hotel di wilayah penyelenggara.
Dengan dukungan teknologi melalui sistem Si Sakti serta kesiapan infrastruktur yang terus dimatangkan, Porprov XVII Jawa Tengah 2026 diharapkan dapat berlangsung lebih profesional, transparan, dan menjadi momentum kebangkitan olahraga sekaligus ekonomi daerah (pra)






