Home » Laskar Saridin Tancap Gas, Gede Widiade, Rafi hingga Salahudin Matangkan Persipa Pati
WhatsApp Image 2026-09-20 at 11.48.56 PM

CCO Persipa Pati Gani Rahmatullah Arifin hadiri Owners Meeting Liga Nusantara yang digelar di Kantor I.League, Menara Mandiri II Jakarta. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati – Persipa Pati mulai tancap gas super maksimal menyambut kompetisi Liga Nusantara musim 2026/2027. Jauh sebelum bola bergulir, jajaran manajemen Laskar Saridin telah mulai menyusun langkah untuk membangun wajah baru klub.

 

Persiapan tersebut tidak hanya menyentuh sektor teknis di lapangan saja. Namun juga menyasar pondasi klub dan tata kelola secara menyeluruh. Target kembali ke Liga 2 tetap menjadi ambisi, namun manajemen Persipa menyadari bahwa target tersebut harus dibangun dari fondasi yang kuat.

 

Persiapan Persipa kemudian berlanjut melalui Owners Meeting Liga Nusantara yang digelar di Kantor I.League, Menara Mandiri II Lantai 19, Kamis (17/9/2026).

 

CCO Persipa Pati Gani Rahmatullah Arifin hadiri Owners Meeting Liga Nusantara yang digelar di Kantor I.League, Menara Mandiri II Jakarta. (kanalmuria)

 

Persipa Pati dalam agenda tersebut diwakili CCO Gani Rahmatullah Arifin. Pertemuan para pemilik dan jajaran klub peserta Liga Nusantara itu menjadi momentum menyatukan visi sekaligus mematangkan persiapan menuju musim 2026/2027.

 

Sejumlah agenda penting menjadi bahan pembahasan. Mulai dari persiapan tim, format baru Liga Nusantara musim 2026/2027, hingga Club Licensing.

 

Di internal klub, pembahasan persiapan musim baru juga melibatkan jajaran penting Persipa Pati. Chairman Persipa Pati Gede Widiade, CEO Rafi Rizqullah Arifin, CCO Gani Rahmatullah Arifin.serta Head Coach Persipa Salahudin.

 

Chairman Persipa Pati Gede Widiade, CEO Rafi Rizqullah Arifin, CCO Gani Rahmatullah Arifin dan Head Coach Persipa Salahudin. (kanalmuria)

 

Dalam pertemuan itu, mereka berdiskusi mengenai berbagai langkah yang harus disiapkan sebelum kompetisi bergulir. Diskusi tersebut mencakup kesiapan tim, arah teknis, format kompetisi, hingga pemenuhan aspek Club Licensing.

 

Dengan demikian, pekerjaan rumah Persipa tidak hanya berada di sektor teknis saja. Namun juga menyangkut tata kelola dan kesiapan klub secara keseluruhan.

 

Namun, langkah tersebut sejatinya telah dimulai jauh sebelumnya. Serangkaian langkah kuda-kuda tersebut, mulai digodok dalam pertemuan yang berlangsung pada Agustus lalu.

 

Baca Juga: Persijap Tumbang Lagi! Persib Comeback dan Bungkam GBK Jepara

 

Komisaris PT Laskar Saridin yang menaungi Persipa Pati, Saiful Arifin, bertemu dengan Gede Widiade untuk membahas wajah Persipa Pati pada musim 2026/2027.

 

Nama Gede Widiade bukan sosok asing dalam sepak bola nasional, khususnya di Kabupaten Pati. Perusahaan industri sepak bola milik Gede, PSF Group, tercatat sebagai sponsor utama Persipa Pati ketika berlaga di Liga 2 musim 2024/2025.

 

“Dalam pertemuan beberapa waktu lalu, salah satu pokok pembicaraan kami adalah sektor teknis, termasuk proses pemilihan pelatih yang akan menjadi nakhoda tim musim depan,” ujar Komisaris PT Laskar Saridin, Saiful Arifin.

 

CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, menegaskan ambisi untuk membawa Persipa naik ke Liga 2 harus diawali dengan pekerjaan rumah yang lebih mendasar, yakni membangun pondasi klub.

 

“Sebelum membahas naik ke Liga 2, pondasinya harus dibangun terlebih dahulu. Banyak pelajaran yang saya dapatkan pada musim lalu. Saya punya keinginan membangun Persipa menjadi klub yang sustainable atau berkelanjutan,” ujar Rafi.

 

Menurutnya, Persipa tidak boleh terlena dengan situasi kompetisi. Kendati musim depan belum ada degradasi, klub tetap harus menyiapkan tim secara serius.

 

Apalagi hingga kini, kata Rafi, belum ada pernyataan resmi dari operator kompetisi terkait regulasi Liga Nusantara musim mendatang.

 

“Walaupun tidak ada degradasi, kita perlu persiapan juga karena belum ada official statement dari operator Liga Nusantara,” tegasnya.

 

Di sektor teknis, kehadiran Head Coach Persipa Salahudin menjadi bagian dari persiapan tim untuk menghadapi musim baru. Bersama jajaran manajemen, pelatih akan memiliki peran penting dalam menerjemahkan arah klub ke dalam kesiapan tim di lapangan.

 

Baca Juga: Masa Jabatan Kades Diusulkan Diperpanjang, 36 Ribu Kades Sampaikan Aspirasi ke DPR

 

Dengan berbagai pembahasan yang telah dilakukan sejak Agustus hingga Owners Meeting September, Persipa Pati kini mulai merangkai kepingan menuju musim baru.

 

Dari pemilihan nakhoda, kesiapan tim, format kompetisi, hingga tata kelola klub, semuanya menjadi bagian dari persiapan Laskar Saridin.

 

Bola memang belum bergulir, tetapi langkah Persipa Pati menuju musim 2026/2027 sudah dimulai. Sebelum berlari mengejar Liga 2, Laskar Saridin ingin memastikan pondasinya cukup kokoh untuk menopang ambisi besar klub. (pra)