Home » Safin Pati Bawa Pulang Gelar Dunia, Akbar Agil Saputra Terima Penghargaan di HUT Kemerdekaan
IMG-20260818-WA0015

Akbar Agil Saputra menerima piagam penghargaan dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati – Salah satu atlet kebanggaan Kabupaten Pati kembali berkibar di panggung sepak bola usia muda. Prestasi gemilang Safin Pati U15 yang menjuarai Piala Dunia Anak Indonesia 2026, mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Pati.

 

Akbar Agil Saputra bersama tim Safin Pati U15, menerima piagam penghargaan dan medali juara 1 Piala Dunia Anak Indonesia 2026. Penghargaan ini diserahkan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

 

Penyerahan penghargaan itu, menjadi bagian dari rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun alun Kabupaten Pati, Senin (17/8/2026).

 

Penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi usai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Alun alun Pati. (kanalmuria)

 

Agenda itu menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah, terhadap putra-putri Pati yang mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Gelar juara tersebut sebelumnya diraih Safin Pati KU 2011 pada ajang Piala Dunia Anak Indonesia 2026 kategori U15 di Progresif Sport Center, Bandung, Sabtu (11/7/2026).

 

Dalam partai final, Safin Pati menundukkan Football Fun Soccer Jakarta dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan dicetak Sunan Wahid Ramadhan dan Daffa Zet.

 

CEO Safin Pati Sports School, Rafi Rizqullah Arifin menjadi pembina upacara HUT Kemerdekaan RI. (kanalmuria)

 

Tak hanya membawa pulang trofi juara, Safin Pati juga memborong penghargaan individu. Daffa Zet dinobatkan sebagai Best Player. Sedangkan duet pelatih Hartono Ruslan dan Dimas Agung meraih penghargaan Best Coach.

 

Dalam kesempatan itu, Risma Ardhi Chandra mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan untuk terus membangun Kabupaten Pati.

 

“Di ulang tahun ke-81 Republik Indonesia ini, mari kita bersama-sama menjaga semangat untuk terus membangun Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

 

Selain menyerahkan penghargaan kepada para atlet berprestasi, pemerintah daerah juga menyerahkan remisi kepada warga binaan Lapas Pati.

 

“Prestasi anak-anak Pati harus terus kita dorong. Pemerintah daerah berkomitmen membina minat dan bakat mereka melalui berbagai program pendukung,” kata Chandra.

 

Baca Juga: Tahun 2026 Bukan Lagi Masanya Tawuran, Pelajar Pati Ukir Prestasi di Futsal Dandim Cup

 

Menurut Chandra, pemerintah ingin memastikan anak-anak Pati memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.

 

“Kita ingin anak-anak Pati memiliki ruang untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Prestasi mereka adalah bagian dari wajah Kabupaten Pati,” tuturnya.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan potensi peserta didik, termasuk program Seniman Masuk Sekolah serta kegiatan lain yang diarahkan untuk mendukung lahirnya generasi berprestasi dari Kabupaten Pati.

 

Deretan Prestasi Safin Pati

 

Sementara itu, Prestasi Safin Pati U15 tidak lepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di Safin Pati Sports School.

 

Safin Pati Sports School yang berlokasi di Desa Mojoagung Kecamatan Trangkil ini, merupakan sekolah yang mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan atlet sepak bola usia muda.

 

Sistem pendidikan tersebut juga didukung kehidupan asrama, sehingga para siswa mendapatkan lingkungan yang dirancang untuk menunjang pendidikan, karakter dan pengembangan kemampuan olahraga.

 

Para siswa Safin Pati Sports School berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pada tahun ajaran 2026/2027, siswa baru bahkan datang dari berbagai penjuru Tanah Air.

 

Baca Juga: Jepara Art Carnival 2026 Jadi Daya Tarik Wisata, 62 Peraga Busana Pamerkan Karya

 

Dengan kondisi itu, mencerminkan besarnya minat terhadap program pendidikan dan pembinaan sepak bola yang dikembangkan sekolah tersebut.

 

Pembinaan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis di lapangan. Kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, kemandirian dan kemampuan bekerja sama juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan para siswa.

 

Program pembinaan tersebut berjalan pada berbagai kelompok usia, mulai dari kelompok usia dini hingga jenjang U18. Dengan pola pembinaan berjenjang, Safin Pati Sports School berupaya menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk berkembang menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

 

CEO Safin Pati Sports School, Rafi Rizqullah Arifin menambahkan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu membuat siswa berkembang baik secara akademik maupun sebagai atlet.

 

Dalam program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun ajaran baru 2026, Rafi juga menekankan pentingnya membangun rasa percaya diri. Selain itu, motivasi belajar dan semangat berlatih bagi siswa yang menjalani pendidikan jauh dari keluarga.

 

Atas keberhasilan Safin Pati U15 menjuarai Piala Dunia Anak Indonesia 2026, Rafi menyambut positif apresiasi yang diberikan pemerintah daerah.

 

Rafi menyebut bahwa penghargaan tersebut, menjadi bentuk dukungan moral bagi para pemain, pelatih dan seluruh ekosistem pembinaan yang selama ini bekerja keras mengembangkan talenta muda.

 

Bagi Safin Pati Sports School, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal mengangkat trofi. Gelar juara menjadi bukti, bahwa proses pembinaan yang menggabungkan pendidikan, kedisiplinan dan latihan sepak bola secara konsisten mampu menghasilkan prestasi.

 

Prestasi itu sekaligus menjadi motivasi bagi para pemain muda Safin Pati untuk terus berkembang. Sebelumnya, tim KU 2011 juga menjadi juara Piala Anak Indonesia 2025. Karena itu, gelar Piala Dunia Anak Indonesia 2026 menjadi trofi kedua mereka dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

 

Dari Pati untuk Indonesia

Penyerahan penghargaan di Alun-Alun Pati pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI memberikan pesan kuat bahwa prestasi anak muda layak mendapatkan tempat istimewa dalam pembangunan daerah.

 

Akbar Agil Saputra dan rekan-rekannya, tidak hanya membawa pulang medali juara. Mereka juga membawa nama Kabupaten Pati ke panggung sepak bola usia muda nasional.

 

Pada kesempatan tersebut, Chandra juga menyampaikan duka cita atas gempa bumi yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemkab menggalang donasi kemanusiaan melibatkan ASN dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama. (pra)