
Lapangan Safin Pati Sports School menjadi venue Festival Sepakbola Piala Presiden Grassroots 2026. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati– Gelaran Festival Sepakbola Piala Presiden Grassroots 2026 untuk kategori U-10 dan U-12 tingkat Jawa Tengah, diprediksi bakal berlangsung seru.
Kick off kejuaraan yang berlangsung di Gelora Soekarno Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati ini, dimulai pada Selasa (30/6/2026) hingga 2 Juli 2026.
Festival sepak bola usia muda yang berlangsung di home base Safin Pati Sports School Indonesia ini, diikuti 16 tim dari kelompok umur (KU) 12 sekolah sepak bola dari regional Jawa Tengah.

Selanjutnya untuk peserta kelompok umur (KU) 10, sebanyak 5 tim SSB yang memastikan diri ikut bersaing memperebutkan juara dalam festival kolaborasi apik antara PSSI, Asprov PSSI Jateng dan Safin Pati Sports School Indonesia.
Lima tim SSB yang berlaga di KU 10 antara lain G.Soccer Academy, Porma Kudus, Persekap Kabupaten Pekalongan, Perseba Bandungrejo dan tuan rumah Safin Pati FC.
Kemudian di KU 12 melibatkan 16 tim SSB dibagi menjadi empat grup. Perinciannya yakni Grup A adalah Persekap Kabupaten Pekalongan, Revo FC Semarang, Jepara United dan Asti Academy.

Untuk Grup B antara lain Persilaga Sparta, Balasuga FC, Persebi Boyolali dan Mahesa Jenar Muda. Selanjutnya di Grup C meliputi Asti Kudus, An Nur FA, G. Soccer Academy dan Porma Kudus.
Sedangkan di Grup D dihuni SSB Asybar Rembang, R2 Solo, Safin Pati FC dan Soegondo FA.
Festival Sepakbola yang merupakan kalender tahunan Asprov PSSI Jateng ini, sebagai ajang pembinaan sepak bola usia dini tersebut.
Kompetisi Piala Presiden 2026 ini, juga sebagai wadah bagi para pesepak bola muda di Jateng, untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan karakter, sportivitas, dan mental bertanding sejak usia dini.
“Asprov PSSI Jawa Tengah mengajak seluruh klub, SSB, akademi, dan lembaga terafiliasi untuk berpartisipasi dalam festival sepak bola usia muda terbesar di Jawa Tengah tahun ini,” demikian keterangan resmi pihak PSSI Jawa Tengah.
PSSI Jawa Tengah sendiri membatasi jumlah peserta maksimal 64 tim untuk masing-masing kelompok umur. Peserta yang diperbolehkan mengikuti turnamen adalah klub anggota PSSI Jawa Tengah dan calon klub anggota PSSI Jawa Tengah yang telah ditetapkan melalui Kongres PSSI Jawa Tengah.
Peserta lainnya yakni SSB dan akademi sepakbola yang terdaftar secara resmi sebagai lembaga terafiliasi PSSI Jawa Tengah.
Setiap klub atau lembaga, hanya diperbolehkan mendaftarkan satu tim di masing-masing kategori usia.
Untuk ketentuan usia peserta Kategori U-10 yakni lahir 1 Januari 2016 sampai 31 Desember 2017. Kategori U-12 lahir 1 Januari 2014 sampai 31 Desember 2015. Seluruh peserta wajib masih berstatus siswa Sekolah Dasar (SD).
Untuk menyesuaikan usia pemain, format pertandingan dibuat berbeda. Untuk KU-10 formatnya 5 lawan 5 dan 7 pemain cadangan. Sedangkan U-12 dengan format 7 lawan 7 dan 5 pemain cadangan. Seluruh pertandingan menggunakan bola ukuran 4.
Untuk jadwal pelaksanaan meliputi sosialisasi kompetisi pada 20 Juni 2026 dan pendaftaran klub pada 21-23 Juni 2026, manager meeting dan drawing secara daring tanggal 24 Juni 2026.
Pendaftaran pemain dan official pada 24-27 Juni 2026 dan 29 Juni – 2 Juli 2026 sebagai pelaksanaan kompetisi. Tim peserta juga dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 1,5 juta per tim.
Panggung Calon Bintang Masa Depan
Sementara itu, CEO Safin Pati Sport School Indonesia, Rafi Rizqullah Arifin, mengaku mendukung penuh gelaran Festival Sepakbola Piala Presiden Grassroots 2026.
Dukungan yang diberikan Safin Pati Sport School, kata Rafi, dengan menjadi tuan rumah dan menyediakan venue pertandingan kejuaraan bergengsi tersebut.
“Festival Sepakbola Piala Presiden Grassroots 2026, menjadi salah satu program pembinaan usia dini yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Jawa Tengah, ujar Rafi pada Senin (29/6/2026).
Selain mengejar prestasi, kata Rafi, ajang ini juga menjadi sarana membangun karakter, disiplin dan kerja sama tim.
“Selain itu, membangun sportivitas bagi pemain muda yang kelak diharapkan dapat menjadi tulang punggung sepak bola Indonesia di masa depan, ” tutur pengusaha muda asal Pati yang juga lulusan alumni HighScope Indonesia Jakarta dan Deakin University Melbourne Australia ini.
Dengan antusiasme SSB dan akademi yang terus meningkat di Jawa Tengah, imbuh Rafi, persaingan menuju Gelora Soekarno Mojoagung Pati diprediksi berlangsung ketat sejak proses pendaftaran dibuka. (pra)






