
Pemaparan program kerja oleh kelompok KKN 05 Universitas Safin Pati di balai desa Guyangan (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati –Bahaya kecanduan pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online serta kepedulian lingkungan, menjadi program utama yang diusung para mahasiswa dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 05 Universitas Safin Pati.
Selain itu, para mahasiswa kampus swasta terbesar di Kabupaten Pati ini, juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati.
Desa Guyangan yang menjadi obyek program KKN ini, mereka juga melakukan pendampingan belajar bagi anak-anak dan program kepedulian lingkungan.

Serangkaian program yang menyentuh kehidupan masyarakat ini, direspon antusias dari warga Desa Guyangan. Warga berharap agenda KKN itu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan desa setempat.
Sekretaris Desa Guyangan, Umiroh Rohmawati, M.Pd., mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Universitas Safin Pati. Sebab dinilai mampu memberikan dampak positif melalui berbagai program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami, setiap kelompok KKN yang datang ke Desa Guyangan memiliki setidaknya satu pilot project yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Umroh.

Sebelum mengabdi di Desa Guyangan, para mahasiswa KKN Universitas Safin Pati telah memaparkan fokus program mereka di hadapan para perangkat desa setempat.
“Program mahasiswa KKN Universitas Safin Pati meliputi peningkatan pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, edukasi, serta menciptakan generasi yang cerdas dan sehat,” tutur Umroh.
Menurut Umiroh, warga Desa Guyangan sangat antusias terhadap seluruh kegiatan yang dijalankan mahasiswa KKN, khususnya program pendidikan yang telah memberikan manfaat langsung bagi anak-anak di desa setempat.
“Masyarakat sangat antusias dengan kehadiran mahasiswa KKN. Kami juga berterima kasih, karena mereka telah melaksanakan beberapa program yang bermanfaat, seperti pendampingan belajar melalui les malam dan berbagai kegiatan edukatif lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN 05 Universitas Safin Pati, Silvy Nur Inayah menjelaskan, salah satu program unggulan kelompoknya adalah penyuluhan hukum.
Penyuluhan hukum yakni terkait bahaya pinjaman online ilegal dan judi online. Program ini dipilih, karena fenomena tersebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, terutama di kalangan generasi muda.
“Kami memilih tema penyuluhan mengenai pinjaman online ilegal dan judi online, karena melihat fenomena tersebut masih menjadi perhatian di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, ” tandanya.
Melalui kegiatan ini, Silvy berharap masyarakat Desa Guyangan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai risiko dan dampak hukum dari praktik tersebut.
Selain memberikan edukasi hukum, mahasiswa KKN 05 juga menjalankan program pelestarian lingkungan. Caranya dengan pemasangan papan edukasi dan penyediaan fasilitas tempat sampah di sejumlah titik Desa Guyangan.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, agar lebih disiplin dalam membuang sampah. Dengan demikian, lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Baca Juga: Kapolresta Pati Berganti Wajah Baru, Kombes Pol Sigit Gantikan Kombes Pol Jaka Wahyudi
“Kami juga memiliki program kerja di bidang lingkungan, yaitu membuat papan edukasi dan memfasilitasi penyediaan tempat sampah, ” katanya.
Silvy menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan KKN mendapat dukungan penuh dari masyarakat Desa Guyangan. Warga tidak hanya menerima kehadiran mahasiswa dengan baik, tetapi juga aktif memberikan masukan dan terlibat dalam pelaksanaan berbagai program kerja.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami mendapat dukungan penuh, sekaligus berbagai masukan dan saran yang membangun. Kehadiran kami diterima dengan baik dan warga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program-program yang kami jalankan,” pungkasnya.
Melalui serangkaian program pemberdayaan masyarakat, edukasi hukum, peningkatan kualitas pendidikan serta pelestarian lingkungan, Kelompok KKN 05 Universitas Safin Pati berharap dapat meninggalkan dampak positif kepada warga.
“sekaligus mendorong tumbuhnya masyarakat Desa Guyangan yang lebih maju, sehat, cerdas, dan berdaya, ” tandanya. (krp)






