Peserta bersiap mengikuti perlombaan BMX dalam Dadirejo Open BMX Festival 2026 di Lapangan Desa Dadirejo, Pati. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati – Karang Taruna “Manunggal Dadi Bhakti” Desa Dadirejo bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Dadirejo sukses menyelenggarakan Dadirejo Open BMX Festival 2026 pada Minggu, 11 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.
Ajang olahraga sepeda BMX ini diikuti 142 peserta dari berbagai kota yang turut memeriahkan kompetisi dalam sejumlah kategori, meliputi Besi STD, Alloy STD, serta Drag BMX untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Desa Dadirejo, Sukarjo, menyampaikan rasa bangga sekaligus dukungannya terhadap inisiatif generasi muda Karang Taruna yang menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami selaku Pemerintah Desa sangat mendukung. Inisiatif anak muda Karang Taruna ini sangat positif. Ajang kontes dan lomba sepeda BMX tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang olahraga, tetapi juga menjadi alternatif kegiatan yang membangun bagi anak-anak. Sejak usia dini, orang tua sebaiknya tidak membiasakan anak menggunakan HP secara berlebihan, apalagi menjadikan perangkat bermerek sebagai prioritas, karena penggunaan yang tidak tepat dapat membawa dampak negatif bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana, Anom Wiwoho menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun komunitas dan lingkungan pergaulan yang positif bagi anak-anak serta generasi muda.
Baca Juga: Persipa Terus Tingkatkan Kondisi Fisik Pemain
“Ajang ini bertujuan membentuk komunitas yang positif dan energik sebagai wadah pergaulan anak-anak di era sekarang. Harapannya, melalui kegiatan ini, mereka dapat menyalurkan minat dan bakat, mengembangkan kemampuan, serta mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat,” ungkap Anom.
Apresiasi juga disampaikan oleh tamu spesial Haymin, Altel MTB Rider sekaligus konten kreator, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi terselenggaranya Dadirejo Open BMX Festival 2026, terlebih karena kegiatan positif seperti ini dapat diinisiasi hingga tingkat desa melalui kolaborasi pemerintah desa dan Karang Taruna.
Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi BMX di tingkat desa merupakan langkah positif dalam mendukung pembinaan atlet sejak usia dini. Selain menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dan menumbuhkan semangat sportivitas, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan hobi secara sehat, kreatif, dan produktif.
Kehadiran ajang seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan kegiatan kepemudaan berbasis olahraga, sekaligus memperkuat peran Karang Taruna dalam menghadirkan aktivitas yang bermanfaat bagi generasi muda.
Baca Juga: Kualitas Layanan MBG di Pati Disorot, SPPG Diberi Waktu Sepekan Benahi Kekurangan
Dalam hasil pertandingan, Arkano Dava dari SRT Team Kendal berhasil meraih juara utama kategori Besi STD. Sementara itu, kategori Alloy STD dimenangkan oleh G Haisani dari SRT Team Kaliwungu.
Pada kategori Drag BMX, persaingan berlangsung kompetitif. M. Xavi dari OBS Team Jepara berhasil mencatatkan waktu tercepat 10,40 detik pada kelas SD. Adapun kelas SMP dimenangkan oleh Azka dari WHS Suspension Jepara dengan catatan waktu 8,64 detik.
Secara keseluruhan, Dadirejo Open BMX Festival 2026 berlangsung aman dan tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Keikutsertaan 142 peserta dari berbagai kota menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga BMX sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarpeserta dan komunitas.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Karang Taruna dan pemerintah desa mampu menghadirkan ruang kreativitas, kompetisi, serta aktivitas positif bagi generasi muda.
Melalui Dadirejo Open BMX Festival 2026, Karang Taruna “Manunggal Dadi Bhakti” Desa Dadirejo berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan berkembang pada masa mendatang. Dengan demikian, semakin banyak anak dan remaja yang memiliki kesempatan untuk menyalurkan minat dan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, serta tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, kreatif, dan berprestasi. (dap)
