Home ยป Viral Proyek Trotoar Rp14,3 Miliar Dikritik DPRD Pati dan Warga Bumi Mina Tani
IMG-20261009-WA0033

Komisi C DPRD Pati saat sidak pengerjaan proyek trotoar di Jalan Panglima Sudirman. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati, Sorotan tajam Komisi C DPRD Kabupaten Pati terkait pengerjaan trotoar di Jalan Panglima Sudirman akhirnya mendapat tanggapan resmi. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama kontraktor pelaksana langsung turun tangan memberikan klarifikasi.

 

Tak hanya menyampaikan penjelasan mendalam, pihak penyelenggara proyek juga secara terbuka menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan total atas sejumlah catatan dari pihak legislatif.

 

Langkah ini diambil demi memastikan proyek penataan kawasan tersebut berjalan sesuai standar yang ditetapkan, sekaligus menjawab keraguan publik yang sempat mencuat belakangan ini.

 

Kontraktor proyek siap melakukan pembenahan total atas sejumlah catatan dari pihak legislatif. (kanalmuria)

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, Dika Dwi Angga, menegaskan seluruh pengerjaan telah berjalan sesuai spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan yang diajukan sejak awal.

 

Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan oleh para wakil rakyat dan masyarakat Pati terhadap pengerjaan fasilitas publik ini.

 

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat Pati yang diwakili oleh Komisi C DPRD,” ujar Dika saat ditemui langsung di lokasi proyek pada Kamis (8/10/2026).

 

Baca Juga: Sudewo Optimistis Divonis Bebas, Klaim Tak Ada Bukti Keterlibatan Dua Kasus Korupsi

 

Dika menegaskan pihak Kementerian PU tidak akan tutup mata terhadap temuan di lapangan, termasuk mengenai aspek pengerjaan yang dirasa belum sempurna oleh masyarakat.

 

“Kami dari Kementerian PU berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas pengerjaan sesuai spesifikasi dalam kontrak. Terkait adanya kekurangan, retakan, atau pengerjaan yang belum rapi, pasti akan kami perbaiki dan tingkatkan,” tegasnya.

 

Menjawab pertanyaan seputar penggunaan material paving block, Dika menjelaskan bahwa opsi tersebut bukan keputusan mendadak, melainkan sudah disepakati dalam dokumen perencanaan akhir yang merujuk pada hasil Focus Group Discussion (FGD) pada tahun 2025 lalu.

 

Sementara untuk kondisi permukaan trotoar yang dinilai bergelombang atau belum rata, ia mengimbau masyarakat untuk memahami bahwa sejumlah segmen pengerjaan memang belum menyentuh tahap penyelesaian akhir (finishing).

 

Baca Juga: Jelang Pilkades 2027, Bupati Kudus Ingatkan Desa Jangan Main-main Soal Tata Kelola

“Saat ini progres fisik proyek baru mencapai sekitar 40 persen. Masa pelaksanaan proyek ini masih berlangsung hingga 31 Desember 2026,” lanjut Dika menerangkan kondisi riil di lapangan.

 

Ia menggaransi bahwa segmen-segmen yang saat ini dinilai kurang rapi masih terus dirombak dan dikoreksi secara berkala hingga batas waktu kontrak berakhir.

1 thought on “Viral Proyek Trotoar Rp14,3 Miliar Dikritik DPRD Pati dan Warga Bumi Mina Tani”

Comments are closed.