Home » Tim SMP dan SMA Safin Bina Bangsa Pati Raih Tropi Juara Futsal Piala Pelajar Indonesia 2026
IMG-20260914-WA0050

Tim besutan Safin Pati Sports School sukses mengawinkan gelar juara Piala Pelajar Indonesia 2026 Kabupaten Pati. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati – GOR Pesantenan Kota Pati bergemuruh dengan riuh tepuk tangan dan suara dukungan suporter. Dua tim Safin Bina Bangsa tampil sebagai penguasa baru futsal pelajar Kabupaten Pati tahun ini.

 

Tim besutan Safin Pati Sports School yakni SMP dan SMA Safin Bina Bangsa, sukses mengawinkan gelar juara Piala Pelajar Indonesia 2026 regional Kabupaten Pati.

 

Tak sekadar meraih trofi, dominasi Safin Bina Bangsa juga dilengkapi dengan dua penghargaan individu dari kategori SMA.

 

Dua tim Safin Bina Bangsa tampil sebagai penguasa baru futsal pelajar Kabupaten Pati tahun ini. (kanalmuria)

 

Prestasi spektakuler tersebut ditorehkan dalam turnamen yang berlangsung pada 9-13 September 2026. Puncak pesta juara terjadi pada Minggu (13/9/2026), ketika kedua tim Safin Bina Bangsa sama-sama tampil di partai final. Mereka berhasil menuntaskan perjuangan dengan kemenangan.

 

Di final kategori SMP yang digelar Minggu sore, SMP Safin Bina Bangsa harus melewati duel sengit, sebelum akhirnya menundukkan SMP Negeri 1 Gabus dengan skor tipis 2-1.

 

Pertandingan berlangsung ketat hingga akhir, tetapi mental juara para pemain Safin Bina Bangsa membuat mereka mampu menjaga keunggulan dan mengunci trofi.

 

Beberapa jam berselang, giliran tim SMA Safin Bina Bangsa mempertontonkan pesta gol. Menghadapi SMK Negeri 2 Pati pada final kategori SMA, Safin Bina Bangsa tampil agresif sejak menit awal dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 8-1.

 

Bukan hanya mengangkat trofi juara, tim SMA Safin Bina Bangsa juga memborong penghargaan individu. Tunut Hasan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak atau top scorer dengan koleksi tujuh gol. Sementara penghargaan best player diberikan kepada Hafizh Waduud.

 

Baca Juga: Karang Taruna Margorejo Pati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Tambahmulyo, Jakenan

 

Jalan menuju podium juara tentu tidak mudah. Persaingan Piala Pelajar Indonesia 2026 regional Kabupaten Pati berlangsung ketat. Kejuaraan ini melibatkan 24 tim pada kategori SMP dan 32 tim pada kategori SMA.

 

Pelatih tim futsal SMP dan SMA Safin Bina Bangsa, Muhammad Arifin, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang dinilainya menjadi kunci keberhasilan mengawinkan dua gelar juara tersebut.

 

“Alhamdulillah. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras anak-anak, baik SMP maupun SMA Safin Bina Bangsa. Pastinya senang dan puas atas apa yang diraih, ” ujar Arifin.

 

Apalagi bagi tim SMP, kata Arifin, tim SMP Safin Bina Bangsa ini adalah ajang pertama mereka, mulai dari proses seleksi hingga terpilih menjadi pemain yang mewakili SMP Terpadu Safin Bina Bangsa.

 

Perjuangan tim SMP bahkan berlangsung dalam kondisi yang jauh dari ideal. Memasuki babak delapan besar, empat pemain harus absen. Sebab bersamaan dengan agenda sepak bola di kelompok usia masing-masing di Safin Pati Sports School.

 

Dengan kondisi tersebut, Safin Bina Bangsa hanya memiliki enam pemain dan dua penjaga gawang untuk melanjutkan perburuan gelar. Keterbatasan jumlah pemain dan postur yang relatif mungil, tak membuat mereka gentar.

 

Sebaliknya, semangat bertanding justru menjadi bahan bakar, hingga akhirnya mereka mampu menembus final dan keluar sebagai kampiun.

 

“Di babak delapan besar, ada empat pemain yang harus absen, karena ada agenda sepak bola di tim kelompok usianya di Safin Pati Sports School. Mereka tetap bisa meraih juara meskipun hanya berkekuatan enam pemain dan dua kiper. Terlebih lagi, secara postur mereka terbilang mungil,” kata Arifin.

 

Baca Juga: 10 Kafilah Pati Tembus MTQ Nasional 2026, Harumkan Nama Bumi Mina Tani

 

Sementara itu, kekuatan tim SMA Safin Bina Bangsa merupakan perpaduan antara pemain yang sudah berpengalaman. Sebab mereka telah mengikuti berbagai event futsal sekolah dengan para pemain yang baru menjalani debutnya di ajang futsal.

 

Kombinasi tersebut ternyata mampu melahirkan tim yang solid dan kompetitif sepanjang turnamen.

 

Perjalanan menuju tangga juara juga menjadi ujian tersendiri bagi tim SMA. Safin Bina Bangsa harus berhadapan dengan sejumlah tim kuat lainnya. Yakni antaranya MAN 1 Pati, SMA 1 Juwana, SMA 2 Pati, hingga SMK Negeri 2 Pati yang akhirnya menjadi lawan mereka di partai final.

 

Namun, tekanan dan ketatnya persaingan justru mampu dijawab dengan performa konsisten. Kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah membuat dua tim Safin Bina Bangsa mampu melewati setiap rintangan hingga akhirnya sama-sama berdiri di podium tertinggi.

 

“Dengan kerja keras, konsistensi dan disiplin, baik tim SMP maupun SMA akhirnya berhasil meraih juara,” tegas Arifin.

 

Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari CEO Safin Pati Sports School Indonesia, Rafi Rizqullah Arifin. Menurutnya, prestasi yang diraih tim futsal SMP dan SMA Safin Bina Bangsa menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Safin terus berkembang dan mulai menunjukkan hasil kompetitif.

 

“Ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang kami lakukan harus terus dijaga. Anak-anak tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga pengalaman bertanding untuk membangun mental, karakter dan keberanian berkompetisi. Prestasi ini tentu kami syukuri, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak terus berkembang dan konsisten,” ujar Rafi.

 

Rafi menambahkan, Safin Pati Sports School Indonesia memang terus berupaya membangun ekosistem olahraga yang mendukung perkembangan atlet muda. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk menjalani latihan secara terstruktur, sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di berbagai level kompetisi.

 

“Bagi kami, kemenangan bukan sekadar soal trofi. Yang paling penting adalah proses bagaimana anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, menghargai lawan dan berani menghadapi tekanan pertandingan. Kalau proses itu berjalan dengan baik, prestasi akan mengikuti,” katanya.

 

Pembinaan atlet muda tersebut ditopang fasilitas olahraga yang berada di Training Ground Gelora Soekarno, Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati.

 

Kompleks tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas latihan dan pembinaan Safin Pati Sports School Indonesia, dengan sejumlah fasilitas lapangan dan sarana pendukung olahraga.

 

Kawasan training ground tersebut juga selama ini menjadi markas pembinaan sepak bola Safin Pati Sports School. Kompleks Gelora Soekarno dikenal memiliki sejumlah lapangan yang mendukung aktivitas latihan dan pertandingan, sehingga menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan atlet muda Safin.

 

“Fasilitas latihan yang kami miliki harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung proses pembinaan. Kami ingin anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang profesional, tetapi tetap memiliki karakter dan semangat sebagai pelajar,” tutur Rafi.

 

Pesta juara di GOR Pesantenan pun menjadi awal dari tantangan berikutnya. Setelah menguasai regional Kabupaten Pati, tim SMA Safin Bina Bangsa berpeluang melanjutkan petualangan ke seri provinsi Piala Pelajar Indonesia yang rencananya digelar pada Desember mendatang di Kabupaten Sragen.

 

Untuk saat ini, seri provinsi baru akan diikuti kategori SMA, sementara belum ada agenda lanjutan untuk kategori SMP. Jika kembali mampu menunjukkan performa terbaik, Safin Bina Bangsa tentu berambisi memperpanjang pesta dan membawa nama Pati bersinar lebih terang di level provinsi.

 

Dua trofi telah digenggam, dua penghargaan individu ikut dibawa pulang. Dari GOR Pesantenan menuju panggung yang lebih tinggi, Safin Bina Bangsa kini menatap tantangan berikutnya dengan satu pesan: pesta juara boleh dirayakan, tetapi proses mencetak juara harus terus berjalan. (pra)