Satpolairud Polresta Pati patroli dan mengedukasi keselamatan kepada pekerja dan anak buah kapal di kawasan pesisir (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati – Percikan api sekecil apa pun di kawasan dermaga bisa berubah menjadi petaka jika luput dari pengawasan. Karena itu, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati rajin patroli dan edukasi keselamatan kepada masyarakat, pekerja, dan anak buah kapal (ABK) di kawasan pesisir.
Upaya pencegahan dilakukan personel Satpolairud, saat melaksanakan patroli di kawasan Dermaga depan Masjid Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Minggu (11/9/2026).
Dalam kegiatan itu, petugas mengingatkan masyarakat dan para pekerja agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama saat melakukan pekerjaan yang melibatkan api maupun menghasilkan panas.

Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan menegaskan, bahwa keselamatan di kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, aktivitas di sekitar dermaga dan kapal memiliki berbagai potensi risiko sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak yang beraktivitas di dalamnya.
“Kami mengimbau masyarakat dan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas. Setiap pekerjaan yang menggunakan api maupun menghasilkan panas harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Hendrik.
Ia mengingatkan, sumber api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dapat menjadi pemicu kebakaran. Karena itu, aktivitas seperti memasak, merokok, pengelasan, penggerindaan hingga pekerjaan pertukangan yang menghasilkan panas harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur keselamatan.
“Puntung rokok, aktivitas memasak, pengelasan, penggerindaan maupun pekerjaan lain yang menghasilkan panas harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kejadian yang membahayakan,” tegasnya.
Hendrik juga mengajak seluruh masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir untuk tidak sekadar mengandalkan petugas dalam menjaga keamanan.
Menurutnya, kewaspadaan dari setiap individu menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran maupun kecelakaan kerja.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di kawasan pesisir. Jangan melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan bahaya tanpa memperhatikan langkah-langkah keselamatan,” katanya.
Tak berhenti pada imbauan, Satpolairud Polresta Pati juga terus menjalankan inovasi Sipolacekal (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Program tersebut diwujudkan melalui patroli rutin di area dok, dermaga, dan kapal.
Selain itu, memberikan edukasi keselamatan kepada ABK maupun pekerja, khususnya mereka yang melakukan pekerjaan panas.
Dalam patroli tersebut, petugas memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas pengelasan dan penggerindaan yang berpotensi memunculkan percikan api.
Para pekerja diingatkan untuk menyiapkan sejumlah peralatan antisipasi, seperti alat pemadam api ringan (APAR), karung goni yang telah dibasahi, serta alkon atau pompa air.
Peralatan tersebut dinilai penting sebagai langkah awal untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu muncul percikan api atau kebakaran kecil saat pekerjaan berlangsung.
“Khusus pekerjaan panas, kami meminta pekerja benar-benar memperhatikan lingkungan sekitar. Setelah pengelasan atau penggerindaan selesai, pastikan tidak ada bara api maupun percikan yang masih menyala. Langkah sederhana ini sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama,” jelas Hendrik.
Baca Juga: MTQ Nasional 2026 di Semarang, Menag: Jateng Luar Biasa, Semoga Cetak Sejarah Baru
Ia menambahkan, pencegahan kebakaran di kawasan pesisir tidak cukup hanya dilakukan setelah insiden terjadi. Justru, kewaspadaan dan langkah antisipasi sejak awal menjadi kunci untuk meminimalkan risiko.
Karena itu, Satpolairud Polresta Pati mendorong masyarakat, ABK, dan para pekerja untuk membangun budaya keselamatan dalam setiap aktivitas di dermaga maupun kapal.
“Kami berharap masyarakat, ABK dan para pekerja selalu mengutamakan keselamatan. Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan dengan cepat dan tepat,” pungkas Hendrik.

1 thought on “Cegah Kapal Terbakar, Satpolairud Gencarkan Patroli dan Edukasi di Dermaga Juwana”
Comments are closed.