Home » Dua Belas Rumah di Aspol Polsek Semarang Utara Terbakar, Penghuni Berhamburan Selamatkan Diri
WhatsApp Image 2026-09-07 at 7.08.53 PM

Petugas damkar Kota Semarang dan anggota kepolisian berjibaku padamkan api. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Semarang— Kepulan asap hitam membubung dari kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polsek Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kobaran api dengan cepat melalap belasan rumah yang berada di kawasan padat tersebut.

 

Kejadian itu membuat sejumlah penghuni rumah di kawasan Kota Lama Semarang, berhamburan menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.

 

Sedikitnya 12 kepala keluarga (KK) anggota kepolisian yang tinggal di kompleks itu, harus kehilangan tempat tinggal. Kondisi itu akibat api menghanguskan sejumlah rumah pada Sabtu (5/9/2026).

 

Tak hanya penghuni, kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga ikut diamankan untuk menghindari kemungkinan terdampak kobaran api.

 

Di tengah kepanikan, penghuni bersama anggota kepolisian dan warga berupaya menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah.

 

Sejumlah kendaraan, termasuk ambulans milik Samsat Semarang Utara, dikeluarkan dari kawasan asrama agar tidak ikut terbakar..Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

 

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi, mengatakan seluruh penghuni yang terdampak berhasil menyelamatkan diri.

 

“Untuk korban sementara belum ada. Dari 12 KK ini semuanya adalah korban kebakaran, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka,” ujar Heri.

 

Baca Juga: Kebakaran TPA Putri Cempo di Solo Tak Kunjung Padam, Helikopter Polri 56 Kali Lakukan Water Bombing

 

Api dilaporkan mulai ditangani petugas pemadam kebakaran, setelah laporan diterima pada pukul 14.43 WIB. Kobaran api sempat mengancam rumah-rumah lain di kompleks tersebut yang berdiri cukup berdekatan.

 

Petugas pemadam kebakaran bersama anggota kepolisian dan warga berjibaku memadamkan api untuk mencegah kobaran menjalar lebih luas. Setelah sekitar satu jam lebih dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

 

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, membenarkan adanya laporan kebakaran di kompleks rumah hunian Aspol Polsek Semarang Utara tersebut.

 

“Kejadian kebakaran rumah huni di Aspol Polsek Semarang Utara masih dalam proses penanganan,” ujar Tantri Pradono, Sabtu (5/9/2026).

 

Usai kobaran api berhasil dipadamkan, namun persoalan lain muncul. Sebanyak 12 KK yang rumahnya terdampak, kini harus mencari tempat tinggal sementara.

 

Sebagian penghuni ditampung di aula yang berada tidak jauh dari kompleks asrama. Sementara sebagian lainnya, memilih tinggal di rumah keluarga masing-masing.

 

Baca Juga: Detik-detik Gudang SMPN 1 Undaan Kudus Terbakar, Guru Berhamburan Ambil APAR

 

Polisi masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak untuk menghitung total kerugian materiil akibat kebakaran. Pendataan juga diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan masing-masing rumah.

 

Terkait penyebab kebakaran, polisi belum menyimpulkan secara pasti. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian, namun penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan dari mana api pertama kali muncul dan apa yang menjadi pemicunya.

 

“Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa, kita masih dalam penyelidikan,” jelas Heri.

 

Kompleks Aspol Polsek Semarang Utara diketahui merupakan kawasan hunian yang cukup padat. Sekitar 70 KK tinggal di kompleks tersebut dan tersebar di 12 RT.

 

Kepadatan bangunan membuat penanganan kebakaran menjadi perhatian utama. Sebab api berpotensi dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lain.

 

Beruntung, petugas bersama warga berhasil mengendalikan kobaran sehingga kebakaran tidak meluas ke seluruh kawasan asrama. (pra)