
Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Forum nasional ini menjadi ajang konsolidasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi agenda pembangunan ke depan.
Rakornas dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, kepala daerah, pimpinan lembaga negara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dari seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dan wilayah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada soliditas hubungan antara pusat dan daerah. Ia menyampaikan bahwa program prioritas pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan pelaksanaan yang sejalan di tingkat daerah.
Presiden juga menekankan pentingnya kesamaan visi dan percepatan implementasi kebijakan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menjadi fondasi untuk mendorong lompatan pembangunan nasional.
Rakornas 2026 mengusung fokus pada penyelarasan program prioritas pemerintah dengan kebutuhan dan potensi daerah. Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat merumuskan langkah strategis guna mempercepat pencapaian target pembangunan nasional dalam beberapa tahun ke depan.
Selain sebagai sarana koordinasi, Rakornas ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian program sebelumnya serta menyusun strategi kebijakan yang lebih efektif. Pemerintah menargetkan hasil pertemuan ini mampu memperkuat integrasi kebijakan pusat dan daerah demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. (TIM)






