Home » Pasar Dandangan Kudus Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi hingga Rp17 Miliar
a_698ab6e14f4b6

Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menggelar tradisi tahunan Pasar Dandangan menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah dalam jumlah besar.

Pada pelaksanaan tahun 2026, Pemkab Kudus menargetkan transaksi selama Pasar Dandangan berlangsung bisa mencapai sekitar Rp17 miliar. Pasar rakyat ini biasanya digelar selama kurang lebih 10 hingga 12 hari dan selalu menarik ribuan pengunjung.
Acara tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan berbagai produk. Pemerintah daerah juga menyediakan ratusan lapak bagi pedagang yang akan meramaikan area pasar malam.

Sebagian besar tempat berjualan dialokasikan khusus untuk UMKM lokal Kudus, sementara sisanya dibuka bagi pedagang dari luar daerah. Kebijakan ini dilakukan agar pelaku usaha setempat mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar dari kegiatan tersebut.

Selain aktivitas jual beli, Pasar Dandangan juga dilengkapi hiburan dan nuansa budaya yang membuat suasana semakin semarak. Dengan konsep tersebut, pasar ini tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga daya tarik wisata menjelang Ramadan.

Pemkab Kudus optimistis target perputaran uang dapat tercapai, bahkan berpotensi meningkat jika antusiasme masyarakat terus tinggi. Pasar Dandangan pun diharapkan menjadi momentum pelestarian tradisi sekaligus penguat perekonomian berbasis komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *