
Pati – Sejumlah harga komoditas ikan di Kabupaten Pati mengalami kenaikan menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Kondisi ini terjadi di berbagai pasar tradisional dan mulai dirasakan oleh pedagang maupun masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan konsumsi.
Pantauan di beberapa pasar seperti Pasar Puri dan Pasar Gajahmati menunjukkan kenaikan pada ikan segar jenis mujair, nila, hingga lele. Pedagang menyebut permintaan yang meningkat menjelang Ramadan menjadi salah satu penyebab utama naiknya harga.
Salah seorang penjual ikan mengungkapkan bahwa harga ikan nila mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan harga normal sebelumnya. Hal ini membuat sebagian pembeli mulai merasa terbebani, terutama yang membeli dalam jumlah banyak untuk persiapan sahur dan berbuka.
Tidak hanya ikan segar untuk konsumsi harian, beberapa jenis ikan yang biasa diolah menjadi makanan seperti bandeng presto atau pepes juga ikut mengalami kenaikan harga. Minat masyarakat untuk menyediakan variasi menu Ramadan turut mendorong peningkatan permintaan.
Pedagang berharap pasokan ikan tetap lancar meskipun harga terus bergerak naik. Mereka menyebut stok dari pemasok dan pembudidaya masih tersedia, namun tingginya permintaan menjelang Ramadan membuat harga sulit bertahan stabil.
Sementara itu, para pembeli mengaku terus memantau perkembangan harga dan menyesuaikan pilihan ikan dengan kondisi anggaran. Kenaikan harga ini menjadi bagian dari dinamika pasar yang kerap terjadi menjelang Ramadan, saat kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat.






