
PATI – Menjelang hari raya, Dinas Pertanian Kabupaten Pati melakukan pemantauan terhadap produk pangan asal hewan yang dijual di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini bertujuan memastikan daging yang beredar di wilayah Kabupaten Pati tetap aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
Pemantauan dilakukan bersama tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah yang memiliki laboratorium kesehatan masyarakat veteriner. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap berbagai komoditas seperti daging serta telur yang diperdagangkan oleh para pedagang.
Beberapa pasar yang menjadi lokasi pemeriksaan antara lain Pasar Puri Baru dan Pasar Rogowongso. Dari hasil pengecekan awal, daging yang dijual di kedua pasar tersebut dinilai masih dalam kondisi baik dan aman untuk dikonsumsi.
Proses pemeriksaan dilakukan dengan metode organoleptik, yaitu dengan menilai kondisi daging melalui warna, bau, serta teksturnya. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, petugas tidak menemukan tanda-tanda kerusakan pada produk yang diperiksa.
Selain pemeriksaan langsung, beberapa sampel daging dan telur juga diambil dari pedagang untuk dilakukan pengujian lebih lanjut di laboratorium. Pengujian ini bertujuan memastikan tidak terdapat kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Melalui kegiatan pengawasan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh produk pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal. Pemeriksaan serupa juga akan terus dilakukan, terutama karena permintaan bahan pangan biasanya meningkat menjelang perayaan hari besar seperti Lebaran.






