Home » Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Kepala Daerah Jaga Integritas, Kasus OTT Tak Boleh Terulang
078635800_1773070713-1002483909

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengingatkan para bupati dan wali kota di wilayahnya agar menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi yang menimpa sejumlah kepala daerah harus menjadi pelajaran serius bagi seluruh pemimpin daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi yang berlangsung di Gradhika Bhakti Praja Building. Dalam forum yang dihadiri para kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Jawa Tengah itu, gubernur menekankan pentingnya komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

Ia menyinggung kasus hukum yang sebelumnya menjerat kepala daerah di Pati Regency dan Pekalongan Regency. Menurutnya, peristiwa tersebut cukup menjadi pengingat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di daerah lain di provinsi tersebut.

Luthfi menegaskan bahwa jabatan kepala daerah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, para pemimpin daerah diminta tidak menyalahgunakan kewenangan serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan pemerintah daerah. Dengan tata kelola yang baik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus terjaga.

Selain itu, gubernur meminta seluruh kepala daerah untuk tetap fokus menjalankan tugas pelayanan publik di wilayah masing-masing, termasuk memastikan stabilitas dan kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai agenda pemerintahan ke depan.