Home » Demo Nelayan Pati Tuntut Harga BBM, Bupati dan DPRD Turun Temui Massa
Screenshot_2026-05-04-21-52-30-671_com.instagram.android-edit

Pati – Aksi unjuk rasa yang dilakukan nelayan di Kabupaten Pati digelar sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga bahan bakar minyak, terutama solar non-subsidi. Demonstrasi ini diikuti oleh nelayan dari berbagai wilayah pesisir yang terdampak langsung oleh kenaikan biaya operasional.

Dalam aksi tersebut, para nelayan menyuarakan tuntutan agar pemerintah menetapkan harga khusus BBM bagi sektor perikanan. Mereka menilai harga solar yang terus meningkat membuat biaya melaut semakin tinggi, bahkan menyebabkan sebagian kapal tidak lagi beroperasi.

Menanggapi aksi itu, perwakilan pemerintah daerah, termasuk bupati dan anggota DPRD, turun langsung menemui para demonstran. Mereka mendengarkan aspirasi yang disampaikan serta berkomitmen untuk meneruskan tuntutan tersebut kepada pemerintah pusat.

Pemerintah daerah mengakui bahwa kenaikan harga BBM berdampak besar terhadap aktivitas nelayan. Tingginya biaya bahan bakar tidak sebanding dengan hasil tangkapan, sehingga memengaruhi pendapatan dan keberlangsungan usaha mereka.

Dukungan juga datang dari pihak legislatif daerah yang menilai nelayan memiliki peran strategis dalam sektor pangan. Oleh karena itu, kebijakan yang berpihak kepada nelayan dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui aksi ini, para nelayan berharap adanya langkah konkret dari pemerintah pusat dalam menanggapi persoalan harga BBM. Solusi yang tepat diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional agar aktivitas melaut kembali berjalan normal dan kesejahteraan nelayan tetap terjaga.