SMAN 1 Juwana mengamankan posisi juara pertama Bupati Cup Futsal Tournament 2026. (kanalmuria)
Kanalmuria.com, Pati – Setelah hampir satu dekade absen dari kalender kompetisi, Bupati Cup Futsal Tournament 2026 kembali menggairahkan persaingan futsal pelajar di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp 50 juta dan piala bergilir ini, menjadi panggung bagi para pemain muda unjuk kemampuan. Selain itu, membuka jalan menuju prestasi di level nasional.
Kompetisi futsal putra dan putri tingkat SMP hingga SMA/MA/SMK tersebut, berlangsung pada 14–21 Oktober 2026 di GOR Pesantenan, Pati.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra secara resmi menutup turnamen pada Rabu malam, 21 Oktober 2026.
Chandra menegaskan, kompetisi antarpelajar seperti Bupati Cup Futsal Tournament perlu terus digelar untuk memberikan ruang bagi atlet muda mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Menurut dia, turnamen ini bukan sekadar ajang berburu gelar juara, tetapi juga bagian dari upaya menjaring bibit-bibit futsal potensial yang diharapkan mampu bersaing hingga tingkat nasional.
“Ajang unjuk prestasi ini perlu terus kita laksanakan supaya bibit-bibit futsal nantinya bisa meraih prestasi nasional. Kami berharap acara seperti ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Chandra saat menutup turnamen.
Kembalinya Bupati Cup Futsal
Tournament menjadi momentum penting bagi perkembangan futsal pelajar di Pati. Setelah lama tidak bergulir, kompetisi ini kembali menghadirkan atmosfer persaingan, semangat sportivitas, dan peluang bagi sekolah untuk menunjukkan kualitas tim terbaiknya.
Dengan total hadiah Rp50 juta yang diperebutkan, turnamen tersebut juga memberikan motivasi tambahan bagi para peserta untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Chandra mengapresiasi seluruh tim yang telah berjuang sepanjang kompetisi. Ia menilai semangat para pemain tetap patut dihargai, terlepas dari hasil akhir yang diraih di lapangan.
“Menang atau kalah, saya lihat semuanya bergembira. Penghargaan sebesar-besarnya tentu saya sampaikan kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Chandra.
SMAN 1 Juwana Juara Putra
Pada kategori putra tingkat SMA/MA/SMK, SMAN 1 Juwana berhasil mengamankan posisi juara pertama setelah melewati persaingan antartim peserta.
Baca Juga: Persipa Pati Panjatkan Doa, Laskar Saridin Mantapkan Langkah ke Liga Nusantara
SMAN 3 Pati harus puas menempati posisi runner-up, sedangkan SMAN 1 Jakenan menyelesaikan turnamen di peringkat ketiga. Adapun MA Abadiyah meraih gelar juara harapan pertama.
Persaingan antartim sekolah tersebut menjadi bukti bahwa futsal pelajar Pati, memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan melalui kompetisi berjenjang dan pembinaan yang berkelanjutan.
SMAN 1 Tayu Juara Putri
Sementara itu, persaingan di kategori putri tingkat SMA/MA/SMK berhasil dimenangkan SMAN 1 Tayu. Tim tersebut tampil sebagai yang terbaik dan berhak membawa pulang gelar juara pertama.
SMAN 1 Kayen menempati posisi juara kedua, sedangkan SMK Al Falah Winong mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga.
Para juara pertama pada masing-masing kategori berhak membawa pulang piala bergilir sebagai simbol keberhasilan menaklukkan persaingan dalam turnamen tahun ini.
Chandra berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi para pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan, disiplin berlatih, dan menjaga sportivitas.
Baca Juga: Persipa Pati Terusir dari Joyokusumo, Magelang Jadi Kandang Laskar Saridin
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen, termasuk petugas pengamanan yang memastikan kegiatan berlangsung tertib.
Kepada peserta dan penonton, Chandra mengimbau agar tetap menjaga ketertiban saat meninggalkan lokasi kegiatan setelah rangkaian pertandingan berakhir.
Penutupan Bupati Cup Futsal Tournament 2026 turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pati.
Kembalinya turnamen ini diharapkan menjadi awal kebangkitan kompetisi futsal pelajar di Pati. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Bupati Cup menjadi kesempatan bagi talenta-talenta muda untuk mengembangkan kemampuan, menambah jam terbang, dan membidik panggung prestasi yang lebih tinggi (pra)
