Home » Investasi Rp12,6 Triliun Masuk Bumi Mina Tani, Pemkab Pati Bidik Ribuan Lapangan Kerja
IMG-20261026-WA0029

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra meraih penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Pati – Komitmen investasi senilai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan menjadi peluang besar bagi Kabupaten Pati untuk membuka ribuan lapangan kerja baru.

 

Pemerintah Kabupaten Pati kini berupaya mengawal minat investasi tersebut, agar tidak berhenti sebatas kesepakatan saja. Namun juga benar-benar terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

 

Upaya menarik investor dan mendorong penciptaan lapangan kerja di Bumi Mina Tani, mengantarkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meraih penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja dalam sebuah agenda ajang penghargaan di Kabupaten Batang.

 

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Nusantara Ballroom, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang, Jawa Tengah baru baru ini.

 

Seusai menerima penghargaan, Chandra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati terus mengawal komitmen para investor hingga berlanjut pada realisasi investasi.

 

Menurutnya, masuknya investasi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja.

 

“Investasi akan terus kami kawal, tidak hanya sekadar Letter of Intent (LoI) ataupun nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Tentunya, investasi ini diharapkan dapat membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

 

Komitmen investasi senilai Rp12,6 triliun tersebut, dihasilkan melalui Pati Business Forum 2026. Dalam forum itu, delapan perusahaan menyatakan minat untuk berinvestasi di Kabupaten Pati pada 2027.

 

Rencana investasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dunia usaha, memperluas aktivitas industri, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Namun, realisasi investasi tetap menjadi faktor penting agar potensi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

 

“Kami berharap masuknya investasi di Kabupaten Pati juga mendukung perekonomian daerah agar semakin maju,” kata Chandra.

 

Untuk merealisasikan peluang tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati melakukan berbagai langkah, mulai dari memfasilitasi komunikasi antara investor dan pemerintah daerah, mendorong kemudahan perizinan, hingga menjajaki pengembangan sektor industri dan potensi unggulan daerah.

 

Langkah itu diarahkan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus meningkatkan daya tarik Kabupaten Pati sebagai tujuan investasi.

 

Penghargaan yang diterima Chandra diberikan atas upayanya mendorong investasi melalui fasilitasi investor, dukungan terhadap kemudahan perizinan, serta pengembangan peluang usaha yang berpotensi menciptakan lapangan kerja di Kabupaten Pati.

 

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah, yang membahas potensi dan peluang investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

 

Dalam forum itu, Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan KEK, Budi Santoso, hadir mewakili Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Drajad Hari Wibowo. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertindak sebagai pembicara.

 

Sedangkan Kapolda Jawa Tengah Roy Hardi Siahaan, hadir sebagai narasumber tamu.

 

Besarnya peluang investasi di Jawa Tengah juga terlihat dari capaian realisasi investasi sepanjang 2025 yang mencapai Rp88,50 triliun.

 

Nilai tersebut meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.

 

Capaian itu menunjukkan peran investasi dalam menggerakkan perekonomian daerah sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

 

Acara penghargaan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah, pengelola kawasan ekonomi khusus, kepolisian, serta pemangku kepentingan di bidang investasi dan industri. (pra)

1 thought on “Investasi Rp12,6 Triliun Masuk Bumi Mina Tani, Pemkab Pati Bidik Ribuan Lapangan Kerja”

Comments are closed.