Home » Dampak Erupsi Krakatau Jadi Berkah, KAI DAOP Semarang Tambah Kapasitas Kereta Menuju Jakarta
IMG-20260908-WA0001

Jumlah penumpang KA tujuan Jakarta dari Stasiun Tawang Semarang meningkat. (kanalmuria)

Kanalmuria.com, Semarang– Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau justru membawa berkah bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang. Meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat menuju Jakarta, mendorong KAI menambah kapasitas perjalanan kereta api sejak Minggu (6/9/2026).

 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi, serta memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan moda transportasi menuju Ibu Kota.

 

KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan kereta tambahan dengan relasi Semarang Tawang–Gambir. Kereta ini memiliki kapasitas 570 tempat duduk, dan diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20.15 WIB.

 

Insiden kebakaran yang sempat terjadi di kawasan Stasiun Tawang Semarang. (kanalmuria)

 

Penambahan perjalanan tersebut dilakukan, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi serta kebutuhan mobilitas masyarakat.

 

“Sebagai langkah antisipasi, PT KAI mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir untuk memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang akan menuju Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

 

Luqman menjelaskan, kereta tambahan tersebut terdiri atas lima kereta kelas eksekutif. Selain itu, empat kereta kelas ekonomi dan satu kereta makan serta satu kereta pembangkit.

 

Baca Juga: Taj Yasin Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an di Pati, Termuda Usia 9 Tahun

 

Selain mengoperasikan kereta tambahan, KAI Daop 4 Semarang juga memperbesar kapasitas pada rangkaian KA Gumarang. Sebanyak dua kereta kelas ekonomi ditambahkan, masing-masing memiliki 72 tempat duduk, sehingga tersedia tambahan 144 kursi.

 

Dengan tambahan tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas menuju Jakarta.

 

Luqman mengimbau masyarakat yang hendak bepergian, agar merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI.

 

“Kami berharap tambahan kapasitas ini dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan serta mendukung mobilitas masyarakat menuju Jakarta,” tuturnya.

 

Di sisi lain, KAI Daop 4 Semarang terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap pengoperasian perjalanan kereta api.

 

Kebakaran di Sekitar Stasiun

 

Sementara itu, insiden kebakaran sempat terjadi di lahan kosong di belakang Griya Karya Tawang, kawasan sekitar Stasiun Semarang Tawang, pada Minggu (6/9/2026).

 

Informasi mengenai kebakaran diterima KAI Daop 4 Semarang dari Petugas PUK Stasiun Semarang Tawang sekitar pukul 14.25 WIB. Petugas kemudian langsung berkoordinasi dengan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) untuk memastikan kondisi di sekitar stasiun tetap aman.

 

Respons cepat dilakukan dengan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Lima menit berselang, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mulai melakukan proses pemadaman sekitar pukul 14.37 WIB.

 

Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 14.53 WIB setelah dilakukan penanganan bersama.

 

Luqman menegaskan, kebakaran tersebut tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api maupun aktivitas pelayanan penumpang di Stasiun Semarang Tawang.

 

Manajemen PT KAI Daop 4 Semarang bergerak cepat, setelah menerima informasi mengenai kebakaran. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan petugas terkait dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Kobaran api pun telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi telah terkendali.

 

Baca Juga: Pesawat Aerosport Terbakar saat Melintas di Blora, Pilot dan Copolit Nyaris Tewas

 

Ia menambahkan, tidak ada perjalanan kereta api yang mengalami gangguan akibat kejadian tersebut. Operasional kereta api dan pelayanan pelanggan di Stasiun Semarang Tawang tetap berlangsung sebagaimana mestinya. (pra)