Home » Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Jadi Perhatian, Ini Penyebab dan Cara Penularannya
0bcb3020-48fc-11f1-8843-c1f297abab92.jpg

Kanalmuria.com  Kasus penyebaran hantavirus di sebuah kapal pesiar menjadi sorotan setelah sejumlah penumpang dilaporkan terinfeksi dan beberapa di antaranya meninggal dunia. Peristiwa ini menarik perhatian dunia karena diduga terjadi penularan dalam lingkungan tertutup selama perjalanan berlangsung.

Hantavirus merupakan virus yang berasal dari hewan pengerat, terutama tikus. Penularan kepada manusia umumnya terjadi melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran tikus yang telah terinfeksi virus tersebut.

Seseorang dapat tertular ketika menghirup partikel udara yang tercemar oleh kotoran atau cairan dari hewan pengerat. Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan benda atau permukaan yang telah terkontaminasi.

Dalam kasus di kapal pesiar, kondisi ruang tertutup dan intensitas interaksi antarpenumpang diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran penyakit. Aktivitas bersama di area umum membuat kontak antarindividu berlangsung cukup dekat selama perjalanan.

Gejala hantavirus biasanya diawali dengan demam, nyeri otot, sakit kepala, hingga gangguan pencernaan. Pada kondisi yang lebih berat, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius dan berpotensi mengancam jiwa.

Meski demikian, para ahli menilai hantavirus tidak mudah menyebar seperti penyakit pernapasan lainnya. Risiko penularan antarmanusia disebut relatif rendah dan umumnya membutuhkan kontak dekat dalam waktu yang cukup lama.