
Pati – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati resmi memperkenalkan sebuah gerakan wakaf uang yang ditujukan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Program ini diluncurkan sebagai langkah strategis untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial berbasis ekonomi keumatan.
Melalui gerakan tersebut, masyarakat diajak berkontribusi dengan wakaf uang yang bersifat fleksibel dan mudah dijangkau. Wakaf tidak lagi terbatas pada aset besar, melainkan dapat dilakukan dengan nominal terjangkau sehingga melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Pati menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan di daerahnya masih menjadi tantangan bersama. Oleh karena itu, diperlukan inovasi program yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga yang membutuhkan.
Wakaf uang dinilai memiliki potensi besar karena dana yang terkumpul dapat dikelola secara produktif. Hasil pengelolaannya kemudian dimanfaatkan untuk berbagai program sosial, seperti bantuan ekonomi, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten Pati turut memberikan apresiasi atas peluncuran gerakan tersebut. Inisiatif Kemenag Pati dianggap sejalan dengan semangat gotong royong dan penguatan kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi daerah yang juga menghadapi berbagai persoalan sosial dan bencana.
Ke depan, pengelolaan dana wakaf akan melibatkan lembaga keuangan syariah dan mitra terkait agar penyalurannya tepat sasaran. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, wakaf uang diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen efektif dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati. (TIM)






